Manfaat program pengobatan gratis Lampung Timur

id Bpjs, lamtim

Ma'inah (50) warga Desa Sriminosari Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur  merasakan manfaat program pengobatan gratis Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhori kendati program yang diklaim pro rakyat itu baru akan diluncurkan pada bulan September depan/Foto istimewa

Lampung Timur (ANTARA) - Ma'inah (50) warga Desa Sriminosari Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur  merasakan manfaat program pengobatan gratis Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhori kendati program yang diklaim pro-rakyat itu baru akan diluncurkan pada bulan September depan.

Ma'inah adalah pasien luka bakar akibat tersiram air panas saat "rewang" pada acara selamatan rumah tetangga di kampungnya, Jumat (12/7) lalu. Air panas yang dia masak dalam kuali besar tumpah saat dia angkat dan menyiram bagian tubuhnya.

Sekujur kakinya melepuh. Wajah dan tangan pun tidak luput tersiram.

Mulanya, Ma'inah hanya mengandalkan pengobatan alternatif dan tidak kunjung sembuh.

Berkat bujukan petugas Puskesmas dan Pemerintah Kecamatan Labuhan Maringgai,,Ma'inah akhirnya mau menjalani pengobatan di Rumah Sakit Daerah Sukadana, Lampung Timur, kata Sekretaris Kecamatan Labuhan Maringgai, Agustinus Tri Handoko, Sabtu (10/8) menerangkan lewat saluran teleponnya.

"Mai'nah menjalani operasi kulit pada Kamis (8/8) di RSUD Sukadana dan sudah diizinkan pulang Jumat kemarin," katanya. 

Selanjutnya ibu itu tinggal menjalani rawat jalan.

Menurut Agustinus, Ma'inah warga tidak mampu dan bukan peserta BPJS Kesehatan sehingga diusulkan untuk mendapat pengobatan gratis seperti yang diprogramkan Bupati Lampung Timur dan disetujui oleh pihak RSUD Sukadana.

"Ibu ini dapat pengobatan gratis," katanya.

Agustinus mengatakan terima kasih kepada pihak RSUD Sukadana dan bupati berkat program tersebut warganya bisa ditolong.

Tidak lupa pula, Agustinus menyampaikan terima kasih kepada Dian Ansori, petugas Pusat Pelayanan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Lampung Timur yang ikut mengawal proses pengobatan Ma'inah.

Dian Ansori dihubungi mengatakan menyambut baik program pengobatan gratis yang digulirkan oleh Zaiful Bukhari.

Meskipun program pengobatan gratis belum resmi diluncurkan dan sebatas wacana tapi sudah cepat ditindaklanjuti  oleh pihak RSUD Sukadana karena rumah sakit punya stok dana cadangan untuk pasien tidak mampu. Dana cadangan itu  bersumber dari APBD.

Menurut dia, Ma'inah layak menerima pengobatan gratis tersebut karena memenuhi syarat dan ketentuan, yakni tercatat sebagai warga tidak mampu.

"Walaupun program pengobatan gratis belum resmi diluncurkan, rumah sakit punya dana cadangan  untuk pasien yang tidak mampu sehingga Mai'inah bisa diringankan biayanya," kata Dian Ansori.

Dian Ansori mengatakan mendukung program bupati tersebut karena akan semakin banyak warga tidak mampu yang tertolong.

Namun dia mengingatkan, program tersebut harus dikhususkan untuk warga yang tidak mampu mengingat dana APBD Lampung Timur terbatas jumlahnya.

"Kalau semua pasien membawa KTP dan KK ditanggung dana APBD, bisa habis uang ABPD Lampung Timur, jadi yang ditanggung biayanya yang benar orang tidak mampu," ujarnya.

Selain itu pula, warga yang belum menjadi peserta BPJS harus diarahkan agar menjadi peserta BPJS Kesehatan.

Dia juga mengusulkan, dalam program kesehatan pengobatan gratis yang syarat untuk mendapatkannya harus punya KTP dan KK Lampung Timur itu dibarengi dengan dibentuknya satuan tugas kesehatan yang tugasnya mendampingi pasien sehingga program kesehatan  gratis tersebut tidak diselewengkan dan benar dinikmati orang yang tidak mampu.

"Satgas ini yg mendampingi langsung masyarakat yg berobat, satgas ini yg berkoordinasi dengan instansi terkait. Sehingga masyarakat terbantu, memahami kriteria, klasifikasi dan syarat dan ketentuan berlaku, sesuai perbub atau payung hukum dalam program yang dimaksud bupati karena  selama ini masyarakat tidak mengerti, terkadang tidak dapat dilayani menyangkut persyaratan," jelasnya.

Sebelumnya, Bupati Lampung Timur Zaiful Bukhari mewacanakan semua warganya akan dapat pengobatan gratis di puskesmas dan rumah sakit di daerah setempat kendati bukan peserta BPJS.

Syarat untuk mendapatkannya harus warga Lampung Timur dibuktikan dengan membawa KTP dan KK.

Program itu akan diluncurkan pada September 2019.






 
Pewarta :
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar