Bos Boeing : Perangkat lunak B 737 Max segera diluncurkan

id Boeing 737 Max 8, pesawat Boeing

Boeing 737 Max 8 adalah pesawat baru, mengudara secaa komersial sejak 2017 (ttgasia.com)

Bandarlampung (ANTARA) - Kepala Eksekutif Boeing Dennis Muilenburg menuturkan bahwa perangkat lunak yang diperbaharui untuk pesawat 737 MAX, yang pembuatannya dimulai setelah kecelakaan Lion Air di Indonesia akan diluncurkan "segera".

Pada Senin, ia menyebutkan tengah menghadapi krisis paling dahsyat dalam masa jabatannya, bahwa perusahaan memahami "banyak nyawa yang bergantung pada pekerjaan yang kami lakukan".

Pihaknya juga sedang mengambil sejumlah langkah guna "memastikan secara penuh" keselamatan pesawat Boeing jenis 737 MAX pasca-peristiwa mematikan.

Para penyelidik yang menangani jatuhnya pesawat Boeing 737 MAX di Ethiopia menemukan kesamaan yang mencolok dalam segi penerbangan vital dengan pesawat yang jatuh di perairan Indonesia, menurut salah satu sumber kepada Reuters, menambah tekanan terhadap produsen pesawat terbesar di dunia tersebut.

Bencana jatuhnya pesawat milik maskapai Ethiopian Airlines delapan hari yang lalu menewaskan seluruh penumpang yang berjumlah 157 orang. Kejadian itu berujung pada tak-diterbangkannya Boeing 737 di seluruh dunia dan memicu penyelidikan besar-besaran terhadap industri penerbangan.

"Berdasarkan fakta dari kecelakaan Pesawat 610 Lion Air dan data yang tersedia dari kecelakaan Pesawat 302 milik maskapai Ethiopian Airlines, kami mengambil tindakan untuk memastikan secara penuh keselamatan Boeing 737 MAX," bunyi surat yang ditulis Muilenburg.

"Kami juga memahami dan menyayangkan tantangan yang dihadapi pelanggan kami dan masyarakat penerbangan yang disebabkan adanya larangan operasi penerbangan," kata dia.

Sumber: Reuters

 
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar