Logo Header Antaranews Lampung

Khatib Komari: pengorbanan terbaik hanya untuk allah

Rabu, 22 Agustus 2018 20:03 WIB
Image Print
Shalat Ied (Foto: Antara Lampung/Agus Wira Sukarta)
Tidak ada orang yang tak berkorban. Mereka yang tak berkorban untuk Allah, pasti akan berkorban untuk selain-Nya. Padahal Allah memerintahkan kita supaya pengorbanan itu hanya untuk-Nya saja

Bandarlampung (Antaranews Lampung) - Komari Bakri, khatib Shalat Idul Adha 1439 Hijriah di Lapangan Kalpataru Kemiling, Bandarlampung, mengatakan bahwa pengorbanan terbaik hanya untuk Allah SWT, sebagaimana yang dicontohkan Nabi Ibrahim.

"Tidak ada orang yang tak berkorban. Mereka yang tak berkorban untuk Allah, pasti akan berkorban untuk selain-Nya. Padahal Allah memerintahkan kita supaya pengorbanan itu hanya untuk-Nya saja," kata KH Komari Bakri, Rabu.

Ia mencontohkan Nabi Ibrahim yang selalu memberikan pengorbanan yang terbaik kepada Allah Ta`ala.

Menurutnya, setiap Allah memberikan perintah kepada Ibrahim maka akan menjalankanyan dengan cara yang terbaik, yaitu melaksanakan perintah tersebut sesempurna mungkin.

Demikian pula, apabila Allah melarangnya melakukan sesuatu, maka Ibrahim meninggalkannya dengan penuh ketaatan.

"Banyak contoh suri tauladan dan pengorbanan nabi Ibrahim. Salah satunya diperintahkan untuk menyembelih putranya Ismail," ujarnya.

Komari Bakri menjelaskan dari teladan serta pengorbanan Nabi Ibrahim, yaitu memberikan pengorbanan yang terbaik kepada Allah Ta`ala.

Saat ini, pada Hari Raya Idul Adha umat muslim meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim dengan menybelih hewan kurban.

"Bukan daging dan darah binatang kurban yang menjadi perhitungan di sisi Allah, tetapi nilai keikhlasan kita melaksanakan syariat Allah untuk mendapatkan pahala," tambahnya.

Pada pelaksanaan salat Idul Adha 1439 H di Lapangan Kalpataru Kemiling Bandarlampung, dihadiri ratusan umat muslim.

Panitia salat Idul Adha juga mencatat hewan kurban di lingkungan Kecematan Kemiling Bandarlampung, sebanyak 73 ekor sapi dan 62 kambing.



Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2026