Mengatakan "rendang mesti renyah" sama dengan menyatakan "hamburger harus direbus"

id rendang, makanan Indonesia dan Malaysia

Rendang ayam (wikiindo.com)

Kuala Lumpur (Antara/Reuters) - Masyarakat Asia Tenggara telah bersatu untuk membela "rendang ayam" yang sangat populer, dan tersingkir dari acara televisi kompetisi memasak Inggris karena tidak cukup renyah, namun perdebatan lama tentang asal-usul hidangan tersebut terus berlanjut.

Koki kelahiran Malaysia, Zaleha Kadir Olpin, memasak nasi lemak, hidangan tradisional Malaysia yang dicintai, disajikan dengan rendang ayam di perempat final acara BBC "MasterChef UK," di mana para kontestan diminta menyiapkan makanan yang penting bagi mereka.

 Juri John Torode dan Gregg Wallace menolak makanan pendamping ayam tersebut dengan mengatakan kulitnya tidak renyah, mencetuskan kemarahan di media sosial dan debat yang meluas di Malaysia, Indonesia, Singapura dan Brunei tempat hidangan pedas tersebut sangat dicintai.

 "Ayam rendang harus dibuat dengan otentik. Dan bodoh sekali bila harus renyah," kata KF Seetoh, pendiri Makansutra dan ahli makanan jalanan Asia yang berbasis di Singapura.

"Mengatakan rendang ayam seharusnya renyah seperti mengatakan bahwa hamburger harus direbus," tambahnya.

 Rendang secara tradisional dibuat dengan daging ayam atau sapi yang dimasak perlahan dengan rempah-rempah Asia dan santan.

Haikal Johari, 41, koki eksekutif restoran bintang Michelin "Alma by Juan Amador" di Singapura, mengatakan dia belum pernah mendengar tentang rendang ayam yang renyah.

"Rendang ayam adalah hidangan yang banyak dari kita tumbuh bersamanya. Dan untuk seorang "angmoh" (kaukasia) yang memberitahu kita bagaimana seharusnya hidangan, itu seperti halnya memukul wajah kita," kata Haikal.

Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengarungi perdebatan pada Selasa, mengatakan tidak ada yang makan rendang ayam renyah - dan pemimpin veteran Mahathir Mohamad untuk sekali itu setuju dengan saingannya.

Sebuah tagar "gastrodiplomacy" segera populer bersama dengan "rendanggate."
   
Beberapa perusahaan tidak ketinggalan tentang persoalan tersebut.

Dalam kiriman Instagram jahil dengan seember ayam goreng klasik mereka, KFC mengatakan: "Satu-satunya hal yang harus renyah adalah ayam goreng kami."
   
Layanan transportasi dalam jaringan regional Grab menawarkan promosi, meminta pengguna untuk mencuit #RendangIsNeverCrispy.

Meski begitu, juri masih belum menentukan negara mana yang memiliki sajian dengan negara tetangga Indonesia yang sudah mengklaimnya. Ada yang menyebut rendang versi pertama ada di Padang, Sumatra Barat, Indonesia, sekitar 600 tahun yang lalu.

Torode membuat gusar Malaysia dengan menyebut di Twitter bahwa rendang ayam berasal dari Indonesia, dan mengakhiri cuitannya dengan "namaste", sebuah ucapan India.

 "Saya tidak tahu apa yang salah dengan masyarakat Malaysia ini mengatakan Rendang adalah milik mereka, seperti masyarakat Korea yang mengklaim ramen Jepang," demikian dalam salah satu kirimannya di Twitter. Banyak masyarakat Indonesia lainnya dengan cepat menyetujuinya.

Haikal dari Alma mengatakan ada beberapa versi hidangan yang berbeda.

"Di wilayah dan kepulauan Malaysia, itu (rendang) dibuat oleh orang yang berbeda termasuk Singapura, Malaysia, Indonesia, dan bahkan di Thailand, ada hidangan yang disebut "massaman," yang sebenarnya rasanya sangat mirip dengan rendang ayam juga," katanya.
 
Penerjemah : Devi/M. Anthoni
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar