Logo Header Antaranews Lampung

Harga ikan di Bandarlampung naik

Rabu, 11 April 2018 16:46 WIB
Image Print
Aktivitas pedagang ikan di Pasar Lelang Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG/Hisar Sitanggang)
Harga ikan naik karena stok ikan tidak begitu banyak

Bandarlampung (Antaranews Lampung) - Harga ikan laut pada sejumlah pasar di Kota Bandarlampung, Provinsi Lampung, naik sehubungan terbatasnya pasokan ikan segar dari para nelayan setempat.

Beberapa pedagang di Pasar Gudang Lelang, Bandarlampung, Rabu, menyebutkan faktor cuaca yang menyebabkan terbatasnya pasokan ikan, termasuk dari para nelayan asal Pulau Jawa.

"Harga ikan naik karena stok ikan tidak begitu banyak," kata Sri, salah satu pedagang ikan setempat.

Harga ikan tenggiri yang pekan lalu Rp75 ribu/kg, kini mencapai Rp95.000/kg. Jenis ikan ini yang paling banyak dicari warga, karena menjadi bahan utama pembuatan pempek, tekwan dan bakso ikan.

Harga ikan lainnya juga naik, di antaranya adalah selar dari Rp40 ribu sd Rp50 ribu/kg menjadi Rp50 ribu sd Rp70 ribu/kg, kembung sate naik dari Rp50 ribu/kg menjadi Rp60 ribu/kg, kakap naik dari Rp50 ribu/kg menjadi Rp70 ribu/kg, bawal hitam dari Rp40 ribu/kg menjadi Rp50 ribu/kg, bawal putih ukurang sedang mencapai Rp113 ribu/kg, rajungan dari Rp75 ribu/kg menjadi Rp95 ribu/kg, dan sebagainya.

Sementara itu, stok ikan di Pasar Lelang juga tampak tidak banyak, dan hanya sebagian pedagang berjualan ikan. Sebagian pedagang biasanya memilih berhenti berjualan sementara sampai pasokan ikan kembali pulih.

Pasar Gudang Lelang di Telukbetung merupakan salah satu pusat penjualan ikan laut di Kota Bandarlampung. Aneka ikan laut selalu dipasok ke pasar tersebut setiap harinya, dan kualitasnya umumnya bagus.

Harga ikan air tawar di pasar tradisional lainnya di Kota Bandarlampung bertahan. Harga ikan nila mencapai Rp35.000/kg dan ikan gurami Rp40.000/kg, sedang harga ikan lele dan ikan mas berkisar Rp28.000 hingga Rp35.000/kg.

Sedangkan, harga daging sapi di Kota Bandarlampung masih bertahan Rp120 ribu per kg.

"Harganya sulit naik, karena tak ada lonjakan volume penjualannya," kata Andre, salah satu pedagang daging sapi di Pasar Gudang Lelang Bandarlampung.

(H009)



Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2026