Logo Header Antaranews Lampung

Harga daging sapi capai rp120 ribu/kg

Rabu, 11 April 2018 08:06 WIB
Image Print
Pedagang daging di Pasar Lelang, Teluk Betung, Bandarlampung sedang melayani pembeli (Foto: Antara Lampung/Hisar Sitanggang)
Stok banyak, pasokan lancar dan harga daging segar masih bertahan seperti pekan lalu. Permintaan atas daging juga relatif bertahan

Bandarlampung (Antaranews Lampung)- Harga daging sapi lokal di Kota Bandarlampung kini mencapai Rp120 ribu perkilogram, sementara harga daging sapi impor masih bertahan Rp100 ribu untuk setiap kilogramnya.

Beberapa pedagang di Pasar Gudang Lelang Bandarlampung, Selasa, menyebutkan harga daging sapi sulit turun, dan juga sulit naik karena volume permintaan atas kebutuhan pokok itu tidak mengalami peningkatan.

"Harga sapi impor berkisar Rp42.500-Rp43.700 perkilogram," kata Andre, salah satu pedagang daging sapi di Pasar Lelang.

"Stok banyak, pasokan lancar dan harga daging segar masih bertahan seperti pekan lalu. Permintaan atas daging juga relatif bertahan," katanya.

Menurut dia, harga daging segar sulit mencapai Rp80 ribu/kg jika pasokannya tetap mengandalkan daging sapi lokal dan daging sapi impor hasil penggemukan.

Menurutnya, pasokan daging sapi di Kota Bandarlampung tetap lancar karena stok sapi di wilayah Provinsi Lampung cukup banyak.

Sementara harga daging sapi lokal mencapai Rp120 ribu/kg, atau lebih mahal dibandingkan harga sapi impor. Sehubungan itu, pedagang memilih menjual daging sapi lokal secukupnya saja, dan mereka lebih banyak menjual sapi impor hasil penggemukan.

Selain itu, warga juga lebih banyak memilih sapi impor karena lebih murah harganya. Meski demikian, ada juga warga yang memilih daging sapi lokal karena rasanya dinilai lebih gurih dan lemaknya sedikit.

Pedagang lainnya, seperti di Pasar Sukarame, juga menyebutkan harga daging sapi masih bertahan tinggi atau berkisar Rp110 ribu/kg.

Di Lampung terdapat 11 feedloter atau usaha penggemukan sapi dengan kapasitas kandang 117.700 ekor. Sapi impor yang digemukkan di Lampung didatangkan dari Australia melalui Pelabuhan Panjang, Bandarlampung.

Provinsi Lampung bersama Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat saat ini tercatat sebagai lumbung ternak nasional.



Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2026