Jalan ke Suoh masih perlu dimantapkan lagi

id jalan suoh mulus

Ilustrasi jalan BNS-Suoh Lampung Barat (Foto: ist)

Suoh, Lampung Barat (Antaranews Lampung) - Jalan masuk ke Kecamatan Suoh dan Bandar Negeri Suoh di Kabupaten Lampung Barat, salah satu wilayah terisolir dan memiliki kawasan tertinggal di Provinsi Lampung masih perlu dimantapkan lagi, mengingat perbaikan jalan yang sudah dilakukan pemprov setempat perlu dilanjutkan.

Mantan Bupati Lampung Barat Mukhlis Basri, di Suoh, Kamis (22/3), menyatakan saat ini jalan masuk ke Suoh dari Simpang Sukabumi, Kecamatan Baru Brak, Lampung Barat telah diperbaiki dengan dukungan APBD Provinsi Lampung.

Namun belum seluruhnya mulus, masih ada beberapa ruas jalan terputus dalam kondisi rusak walaupun masih bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

"Jalan kabupaten di Lampung Barat ini 80 persen dalam kondisi mantap, mudah-mudahan semakin mantap ke depan dengan kepemimpinan Bupati Parosil Mabsus," kata Mukhlis yang selama dua periode memimpin Kabupaten Lampung Barat ini.

Jalan masuk dari Simpang Sukabumi ke Suoh mencapai sekitar 40 km telah diperbaiki dan masih perlu diperbaiki lebih lanjut beberapa ruas yang belum mulus. Namun kondisi jalan dari Simpang Wonosobo, Kabupaten Tanggamus ke Suoh sepanjang sekitar 40 km pula masih dalam kondisi rusak, sebagian rusak berat sehingga sulit dilalui kendaraan bermotor, sehingga perlu mendapatkan prioritas perbaikan secepatnya.

Warga dan aparat di Kecamatan Suoh dan Bandar Negeri Suoh berharap tahun ini perbaikan jalan itu dapat dituntaskan dengan dukungan Pemprov Lampung maupun Pemkab Lampung Barat.

Kondisi jalan yang mulus diharapkan memperlancar transportasi dan meningkatkan roda ekonomi masyarakat setempat umumnya membudidayakan kopi dan sayur mayur.

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menegaskan target pihaknya untuk mengentaskan kondisi ketertinggalan dialami kabupaten ini pada 2020, antara lain dengan dukungan kondisi jalan terus diperbaiki, listrik masuk ke seluruh desa di daerah ini dan ekonomi masyarakat yang tumbuh signifikan.

"Beberapa desa dari dua kecamatan di sini masih tertinggal dan ditargetkan segera lepas dari ketertinggalan itu," kata Parosil.

Dia menegaskan, potensi ekonomi Lampung Barat dengan budi daya kopi dan sayur mayur diharapkan dapat mendukung pengentasan dari ketertinggalan, serta perbaikan infrastruktur dan sarana pendukung untuk memperlancar upaya itu.

Mulai 21 Maret 2018 pukul 22.00 WIB, warga dari 17 pekon (kampung) dari dua kecamatan yaitu Suoh dan Bandar Negeri Suoh telah dapat teraliri listrik PLN. Sebelumnya mereka mengandalkan listrik swadaya seadanya dan dukungan listrik alternatif tenaga surya dan mikrohidro dari Pemkab Lampung Barat dan pihak lain.

Kini warga berharap selain daya listrik, kondisi jalan juga terus dibenahi dan diperbaiki lagi.
Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar