Logo Header Antaranews Lampung

Korem Gatam Amankan Kayu Ilegal

Minggu, 31 Januari 2016 20:44 WIB
Image Print
Komando Resor Militer 043/Garuda Hitam Lampung mengamankan kayu gelondongan yang diduga hasil illegal logging atau pembalakan kayu di wilayah Register 20 Kabupaten Pesawaran (FOTO ANTARA Lampung/Agus Setyawan)
"Kalau memang terbukti, kami akan segera serahkan kepada pihak yang berwenang atau kepolisian untuk diproses secara hukum," kata Kapenrem Gatam, Mayor Inf CH Prabowo.

Bandarlampung (ANTARA Lampung) - Komando Resor Militer 043/Garuda Hitam Lampung mengamankan sebanyak 22 kayu gelondongan yang diduga hasil illegal logging atau pembalakan kayu di wilayah Register 20 Kabupaten Pesawaran.

"Pengamanan kayu diduga ilegal tersebut dilakukan setelah tim intelijen Korem 043/Gatam menghentikan satu unit truk colt diesel bernopol BE 9841 GK di Jalan Ahmad Yani, Gadingrejo Kabupaten Pringsewu," kata Mayor Inf CH Prabowo, Kepala Penerangan Korem 043/Gruda Hitam (Gatam), di Bandarlampung, Minggu (31/1).

Menurut dia, kayu berjenis sonokeling itu merupakan salah satu tanaman keras di wilayah kawasan hutan Register 20 Pematang Kubuato Way Ratai Kecamatan Padangcermin Kabupaten Pesawaran.

"Penangkapan kayu yang diduga ilegal tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat sekitar hutan kawasan Register 20 Pematang Kubuato Way Ratai yang menyatakan ada beberapa oknum melakukan penebangan liar," katanya lagi.

Berdasarkan laporan tersebut, ia melanjutkan, tim intelijen Korem Gatam melakukan pemantauan serta pemeriksaan, dan setelah itu didapatkan adanya truk colt diesel yang mengangkut kayu tanpa dilengkapi dengan surat menyurat terkait keberadaan kayu tersebut.

Saat ini, Prabowo melanjutkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kebenaran kasus illegal logging tersebut.

"Kalau memang terbukti, kami akan segera serahkan kepada pihak yang berwenang atau kepolisian untuk diproses secara hukum," kata dia.

Sedangkan, ia menambahkan, pengemudi truck colt diesel tersebut, Winardi, dan kernetnya Supri, masih terus dimintai keterangan terkait kepemilikan kayu-kayu tersebut.

Berdasarkan pengakuan mereka, kayu-kayu tersebut memang milik mereka. Namun, pihaknya masih mendalami kemungkinan ada komplotan lain yang sengaja telah melakukan pembalakan liar tersebut.



Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2026