Logo Header Antaranews Lampung

Penceramah: Lisan bisa jadi sumber petaka

Senin, 31 Agustus 2026 11:02 WIB
Image Print
Ustadz Drs. Abdul Qodir Abdullah saat memberikan tausiyah. (ANTARA/HO-tangkapan layar/yoks)

Bandarlampung (ANTARA) - Penceramah pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan Pengurus Masjid Al Mardhiyah, Labuhanratu Raya, Kecamatan Labuhanratu, Kota Bandarlampung bersama warga setempat mengingatkan bahwa lisan bisa menjadi sumber malapetaka.

"Lisan itu sumber malapetaka jika kita tidak bisa menjaganya," kata penceramah Ustadz Abdul Qodir Abdullah di hadapan jemaah dan warga yang menghadiri perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di tanah lapang RT 04/Lk1, Kelurahan Labuhanratu Raya, Minggu (30/8) malam.

Karena itu, lanjut dia, biar lisan berkah maka banyak-banyaklah membaca Al Quran, berzikir, bershalawat dan membaca atau mendengarkan nasihat.

"Di sini, terkadang kita merasa kurang menerima jika ada yang memberikan nasihat, padahal itu sangat dibutuhkan untuk mengoreksi diri kita," katanya.

Ustadz Abdul Qodir juga menjelaskan bahwa biasanya orang akan meninggal dunia ada kaitan dengan kebiasaannya. Misal orang suka minuman keras kadang meninggal saat sedang mabuk. Ada pula yang biasa melakukan kebaikan, meninggal sedang melaksanakan kebaikan itu.

"Karenanya, mari kita banyak-banyak ibadah agar mati dalam keadaan husnul khotimah," kata dia.

Sementara itu, Camat Labuhanratu, Kota Bandarlampung Hendra Setiawan menyampaikan sambutan Walikota Bandarlampung Eva Dwiana mengajak semua warga untuk terus mencintai dan meneladani sifat Rasulullah SAW dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

"Dengan mengimplementasikan sikap prilaku dan akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, kita selalu diingatkan untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Sang khalik, Allah SWT," kata dia.

Ia pun mengharapkan jemaah dan warga untuk menghidupkan semangat swadaya dan gotong royong di tengah masyarakat serta selalu waspada terhadap bencana terutama kebakaran karena saat ini musim kemarau.

Takmir Masjid Al Mardhiyah H. Surya Atmil mengapresiasi kehadirian Camat Labuhanratu Hendra Setiawan, Lurah Labuhanratu Raya Akhyaruddin, hingga kepala lingkungan 01 Suyanto yang membersamai panitia, tokoh masyarakat jemaah dan warga dalam mengikuti acara tersebut.

Surya yang juga bendahara masjid itu mengucapkan terima kasih atas sumbangsih warga sehingga pelaksanaan berjalan lancar dan mendapat pujian dari beberapa pihak karena kali pertama diselenggarakan di luar ruangan yang dinilai berhasil.

"Melalui momen ini kami mengajak warga untuk menjadikan masjid tempat ibadah bersama dan rumah bersama dalam berbagai hal kebaikan," kata dia.

Ketua RT04/LKI Labuhanratu Raya Sony Tristiyan mengatakan pelaksanaan kegiatan di luar ruangan atau tidak di dalam masjid yang dinilai berhasil oleh beberapa pihak karena peran serta warga yang sangat semangat.

"Bantuan dalam beragam bentuk dari masyarakat cukup besar dan warga kami pun senang menyelenggarakannya sehingga bisa terlaksana seperti itu," kata dia.

Pada acara tersebut ditampilkan juga marawis dari Mardhotillah serta pembacaan surat pendek secara bersama-sama oleh santri TPA Al Mardhiyah yang baru berdiri 3 Agustus 2026 lalu dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak terutama kalangan orang tua.

Sebelumnya juga dilakukan arak-arakan kembang telor yang dipajang pada sebuah wadah berbentuk perahu dan dibawa keliling menggunakan jip terbuka serta anak-anak ikut naik pula sehingga terlihat lebih semarak.



Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026