Logo Header Antaranews Lampung

Diduga wartawan yang tertembak ikut bersama polisi

Kamis, 14 Januari 2016 12:51 WIB
Image Print
Polisi berlindung di balik mobil saat akan menyergap pelaku penyerangan kedai Starbuck di kawasan jalan Thamrin, Jakarta, Kamis (14/1). (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/nz/16.)


Jakarta, (Antara Lampung) - Seorang korban tembak yang diduga wartawan dikatakan ikut memaksa masuk ke dalam Gedung Jakarta Theater bersama polisi yang hendak melakukan pengamanan setelah terjadinya ledakan di kedai kopi Starbucks kawasan Sarinah Jakarta Pusat sekitar pukul 10.35 WIB.

Saksi mata dari seorang karyawan Gedung Jaya Taufik Rusyan mengatakan korban yang diduga wartawan ikut masuk bersama polisi di saat warga lain yang berlindung menjauh dari arah tembakan.

Taufik menduga korban tersebut merupakan wartawan karena memakai id pers dan membawa "handycam".

"Polisi udah mencegat masuk, tapi dia tetep maksa," kata Taufik.



Pewarta :
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026