Logo Header Antaranews Lampung

Indra Birowo sutradari film "Liliy Bunga Terakhirku"

Sabtu, 22 Agustus 2015 20:22 WIB
Image Print
Film perdana Indra Birowo Lily Bunga Terakhirku (lufiandi.com)

Jakarta (ANTARA Lampung) - Aktor dan komedian Indra Birowo menyutradarai film bernuansa romansa kelam "Lily Bunga Terakhirku" yang menjadi debutnya sebagai sutradara.

"Film merupakan suatu wadah untuk berbagi, sebuah personal statement dari si pembuatnya yang dapat memberikan rasa dan pengalaman yang berbeda untuk pecintanya. 'Lily Bunga Terakhirku' diharapkan dapat memberikan nuansa pengalaman rasa yang tidak biasa buat penontonnya," kata Indra Birowo melalui siaran persnya yang diterima Antara di Jakarta, Sabtu.

Film yang diproduksi 700 Pitcures ini bercerita tentang seorang anak bernama Tura yang memilki trauma masa lalu karena menyaksikan terbunuhnya ibunya setelah diperkosa oleh beberapa kelompok penjahat.

Akibat rasa bersalah karena tak bisa menolong Ibunya, tujuan hidupnya hanya ada satu, yaitu berdedikasi terhadap sang ibu dengan memburu para pemerkosa, dan memberikan pelajaran untuk mereka.

Saat Tura dewasa, dia bertemu dengan Lily salah seorang pelanggan toko bunganya yang ternyata seorang PSK kelas atas.

Timbullah cinta mendalam di antara mereka, cinta yang terbungkus obsesi dari Tura membuatnya berusaha keras untuk memendam sisi gelapnya.

Tura diperankan oleh Baim Wong yang mengawali debutnya sebagai pemain utama di film layar lebar, sedangkan peran Lily dimainkan oleh aktris pendatang baru Salvita Decorte.

Indra mengatakan, dalam film ini yang menonjolkan intrik psikologis yang mendebarkan, dia menghadapi beberapa tantangan dalam pembuatan film tersebut.

Mulai dari cuaca yang kurang kondusif, proses pengambilan gambar yang cukup sulit membuat film ini sangat berkesan untuknya.

"Beruntungnya semua tim dan pemain yang terlibat dalam film ini merupakan tim yang sudah banyak pengalaman di industri perfilman, sehingga membuat saya lebih percaya diri dan sistematis dalam pengambilan gambar," tutup Indra Birowo.

Film ini akan tayang pada 3 September 2015.



Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2026