Logo Header Antaranews Lampung

Marinir tanam 5.000 terumbu karang di Lampung

Selasa, 11 Agustus 2015 15:54 WIB
Image Print

Bandarlampung (ANTARA Lampung) - Brigade Infanteri 3 Marinir (Brigif-3 Marinir) Piabung, Lampung telah menanam sekitar 5.000 terumbu karang di perairan Teluk Lampung.

"TNI-AL khususnya Korps Marinir telah melakukan penanaman terumbu karang sejak dua bulan lalu di beberapa titik mengingat beberapa tempat di Teluk Lampung seperti Pulau Tegal kondisi terumbu karangnya cukup mengkhawatirkan," kata Komandan Brigif-3 Marinir Piabung Kolonel I Wayan Ariwijaya pada seminar penyelamatan terumbu karang dalam program "Save Our Littoral Life" di Bandarlampung, Selasa.

Ia menyebutkan, penanaman terumbu karang tersebut untuk menyelamatkan terumbu karang di Indonesia khususnya di Teluk Lampung.

Menurutnya, kegiatan penyelamatan terumbu karang merupakan implementasi pelestarian ekosistem pesisir di Tanah Air yang juga mendukung kebijakan pemerintah menjadikan Indonesia sebagai poros maritim.

Komandan Brigif-3 Marinir itu menjelaskan sejak dua bulan lalu pihaknya telah melakukan penanaman terumbu karang di lima titik, yakni Pantai Kelapa Rapet (Klara), Klaura, Ketapang, Kelagian dan Lembing.

Ia juga menyebutkan penanaman terumbu karang itu menjadi prioritas utama TNI AL dan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung untuk penyelamatan terumbu karang melalui konservasi dan rehabilitasi.

"Kami telah melakukan transplantasi bibit terumbu karang dari Pulau Tanjungputus. Prosedur pengambilan bibit itu juga sudah sesuai prosedur dengan tidak merusak terumbu karang di sana," kata dia.

Selain itu, pihaknya juga mengecek kondisi bibit terumbu karang yang di tanam tersebut sejak penanaman dua bulan lalu hingga sekarang.

"Kita akan selalu cek kondisi terumbu karang yang ditanam tersebut, berkembang dengan baik atau tidak. Jika mati kita rehabilitasi atau ganti dengan bibit baru mengingat terumbu karang tidak seperti tanaman sehingga memerlukan perawatan," kata dia.

Brigif 3 Marinir bersama DKP Provinsi Lampung menggelar seminar sehari tentang penyelamatan terumbu karang dalam program "Save Our Littoral Life".

TNI AL, khususnya Korps Marinir akan melakukan penanaman satu juta bibit terumbu karang di daerah seluas 100 hektare yang berada di 51 lokasi dengan 243 titik penanaman.

Kegiatan penanaman terumbu karang dimulai sejak bulan Mei 2015.

Tak hanya melibatkan prajurit-prajurit Marinir di berbagai daerah, tapi juga bersama dengan unsur masyarakat, pemda, DKP, dan pihak-pihak terkait lainnya melakukan penanaman terumbu karang.

Puncak Ekspedisi Sejuta terumbu karang itu akan dilakukan pada 16 Agustus 2015 di Pulau Weh yang dihadiri oleh Presiden Joko Widodo. (Ant)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026