
Dendam Murray terhadap Federer

London (Antara/AFP) - Federer (33), yang berjuang menjadi juara Wimbledon dalam usianya yang tak lagi muda, akan bermain dalam semifinal Grand Slam untuk ke-37 kalinya.
Ia mengabaikan dua kali penundaan karena hujan dan hanya membutuhkan 94 menit untuk meraih kemenangannya atas Simon.
Federer telah menundukkan 11 pemain unggulan dan 36 juara saat dirinya menang enam kali dalam delapan kali pertandingan melawan Simon, yang sebelumnya berjuang masuk ke empat besar turnamen utama untuk pertama kalinya.
Federer unggul 12-11 poin atas Murray dan telah menang dalam tiga kali pertarungan mereka.
Ia mengalahkan unggulan ketiga dunia asal Inggris pada final Wimbledon 2012, sebelum Murray melancarkan aksi balas dendamnya beberapa minggu setelahnya dalam final Olimpic Games.
"Kami sering mengenang kembali peristiwa pada musim panas 2012 itu. Jika saya tahu bahwa saya akan memenangkan Wimbledon dan dia Olimpic, saya rasa kami berdua akan memanfaatkan setiap kesempatan dengan lebih baik," kata 17 kali juara turnamen utama itu.
Sedangkan Murray (28), sebelumnya harus menyelesaikan 150 pertandingan Grand Slam untuk membuat penampilan ke-17 kalinya dalam semifinal.
"Saya sudah bermain dengan Roger beberapa kali. Saya mengenalnya dengan baik, tapi sepertinya semifinal pada Jumat mendatang akan jadi cerita berbeda," tuturnya.
Berusaha untuk menjadi warga Inggris yang menyandang gelar juara berturut-turut setelah Fred Perry pada 1934-1936, Murray telah menambah kemenangannya secara beruntun dalam 10 pertandingan.
Ditonton oleh David Beckham, Pangeran William, serta istrinya Kate, di antara jajaran selebritis lain di Centre Court, kemampuan dua kali juara Grand Slam itu tidak perlu diragukan lagi.
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
