
KMP Marina Disandarkan Di Dermaga Cadangan
Sabtu, 3 Mei 2014 15:31 WIB

Bandarlampung (Antara Lampung) - Kapal motor penyeberangan (KMP) Marisa Nusantara yang mengalami tabrakan dengan kapal berbendera Kamboja di perairan dekat Pelabuhan Bakauheni pada Sabtu dini hari, kini sudah disandarkan di dermaga plengsengan atau cadangan Pelabuhan Bakauheni.
"Kapal itu awalnya didaratkan di Dermaga V, kini sudah dipindahkan ke dermaga plengsengan agar aktivitas kapal feri tak terganggu," kata Manager Operasi PT ASDP Indonesia Fery Cabang Bakauheni, Heru Purwanto, saat dihubungi dari Bandarlampung, Sabtu.
Ia menyebutkan KMP Marisa Nusantara termasuk cukup besar atau sekelas dengan KMP Jatra.
Mengenai perbaikan dan waktu yang dibutuhkan untuk memperbaiki feri itu sampai siap kembali dioperasikan, ia menyebutkan kurang mengetahuinya.
"Namun, kapal harus benar layak berlayar yang diizinkan untuk beroperasi," katanya.
Mengenai keberadaan kapal berbendara Kamboja yang menabrak feri itu, ia mengatakan kurang mengetahui keberadaannya.
"Kita hanya mengamankan kapal feri saja, soal kapal asing itu kurang tahu keberadaannya,"katanya.
Tabrakan antara KMP Marisa Nusantara dan kapal Qihang terjadi di perairan sekitar tiga mil dari Pelabuhan Bakauheni pada Sabtu sekitar pukul 04.30 WIB.
Kapal berbendera Kamboja itu, Qihang, yang diduga menabrak KMP Marina Nusantara karena feri tersebut mengalami kerusakan di lambung kanan bagian depan.
Ia menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam kasus tabrakan tersebut, kecuali kendaraan yang mengalami kerusakan. Sebanyak 22 kendaraan pribadi dan 2 motor mengalami kerusakan.
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
