Logo Header Antaranews Lampung

Inflasi Lampung Turun

Kamis, 27 Februari 2014 00:28 WIB
Image Print

Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Kantor Bank Indonesia Perwakilan Lampung menyatakan perkembangan inflasi Lampung pada triwulan IV 2013 menunjukkan laju yang menurun di angka 7,56 persen (year on year) dari sebelumnya 7,68 persen (yoy) pada triwulan III tahun yang sama.

Deputi Direktur Kantor Bank Indonesia Perwakilan Lampung, Nunu Hendrawanto, di Bandarlampung, Rabu (26/2), mengatakan bahwa seluruh komponen penyumbang inflasi baik inti maupun non-inti mengalami penurunan, dengan penyumbang utama berasal dari bahan makanan (volatile foods).

Ia menjelaskan, berdasarkan kelompok barang dan jasa, sumber utama penurunan inflasi pada periode laporan berasal dari kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga dari 3,28 persen (yoy) pada triwulan III 2013 menjadi 1,48 persen (yoy)

serta kelompok sandang yang menurun dari 0,22 persen (yoy) menjadi kurang 1,09 persen (yoy).

Namun demikian, penurunan ini tidak diikuti kelompok bahan makanan yang naik dari 10,99 persen (yoy) njadi 11,42 persen (yoy).

Berdasarkan disagregasinya, menurut dia, sumber penyebab menurunnya laju inflasi Lampung adalah penurunan inflasi inti seiring dengan terjaganya ekspektasi harga konsumen, tren penurunan harga emas dunia serta penurunan harga komoditas gula di dalam negeri yang menahan laju peningkatan inflasi inti.

Selanjutnya, faktor yang menahan penurunan inflasi lebih dalam adalah peningkatan harga komoditas pangan strategis terutama disebabkan oleh peningkatan harga komoditas volatile foods serta meningkatnya harga komoditas yang ditentukan oleh pemerintah.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026