Logo Header Antaranews Lampung

Rupiah Melemah, Harga Daging Bertahan

Senin, 2 Desember 2013 07:03 WIB
Image Print
Sapi yang berada di salah satu perusahaan penggemukan di Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah. (FOTO: www.antaralampung.com)

Bandarlampung (Antara Lampung) - Sejumlah pedagang daging sapi di Kota Bandarlampung menyebutkan harga daging sapi masih bertahan walau nilai rupiah sedang melemah terhadap dolar AS belakangan ini.
"Harga daging sapi kualitas bagus tetap berada di angka Rp90.000/kg," kata Andre, salah satu pedagang sapi di Pasar Lelang Bandarlampung, Senin.
Ia menyebutkan pedagang umumnya menjual daging sapi impor hasil penggemukan, terutama asal Australia, sedang penjualan daging sapi lokal terbatas volumenya karena petani masih enggan menjual ternaknya.
"Kita mudah mendapatkan sapi impor untuk dijual dagingnya. Harga sapi impor juga bertahan Rp37.000/kg. Untuk sapi lokal, sulit mendapatkannya karena petani tetap enggan menjual ternaknya," katanya.
Ia memperkirakan harga daging sulit melambung menjelang perayaan Natal 2013 dan Tahun Baru 2014 karena permintaan atas daging biasanya tidak meningkat drastis seperti menjelang Lebaran.
Dia juga menyebutkan para pedagang enggan menjual daging beku impor karena konsumen lebih menyukai daging sapi segar.
"Kalau masih memungkinkan, sebisanya harga jual daging sapi ke masyarakat tak naik dan pedagang tidak rugi," katanya lagi.
Agar tidak rugi, ia menyebutkan dirinya berusaha menekan harga beli sapi saat bertransaksi dengan pengepul (agen), meskipun negosiasinya cukup alot.
Di Pasar Sukarame Bandarlampung, harga daging sapi kualitas bagus juga bertahan di angka Rp95.000/kg, dan belum terjadi lonjakan permintaan atas daging tersebut.
"Harga daging sapi belum naik, namun harganya termasuk tinggi," kata Jum, salah satu pengunjung pasar tersebut.
Harga daging di Lampung sebenarnya masih lebih murah dibandingkan harganya di daerah lainnya karena Lampung termasuk sentra penggemukan sapi potong di Indonesia.
Sekarang ini terdapat enam lokasi industri penggemukan sapi potong (feedlotter), belum termasuk usaha penggemukan oleh koperasi dan perorangan terutama di Kabupaten Lampung Tengah.
Enam lokasi itu terdapat di Lampung Tengah tiga perusahaan penggemukan sapi, Lampung Selatan dua, dan Lampung Timur satu tempat penggemukan sapi.



Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026