
Kondisi Jalan Ke Desa Makin Rusak

Kasihan sekali kalau kendaraan berat pengangkut barang jalannya banyak yang rusak,"
Bandarlampung, (ANTARA LAMPUNG) - Kondisi jalan provinsi yang menuju sejumlah kecamatan dan desa di Kabupaten Pesawaran hingga perbatasan Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, semakin parah terutama setelah diguyur hujan lebat.
Ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Padangcermin melalui Kecamatan Marga Punduh, lalu Kecamatan Punduh Pedada, hingga ke Kecamatan Klumbayan, Kabupaten Tanggamus sekitar 25 hingga 30 Km, misalnya, sepanjang Sabtu dan Minggu nampak banyak berlubang cukup dalam, becek, licin, dan digenangi air.
Akibatnya ada beberapa kendaraan roda empat jenis minibus pengangkut penumpang yang sempat mundur saat melintas di tanjakan karena licin, begitu juga sepeda motor yang roboh karenanya harus melintas dengan ekstra hati-hati.
Hal itu diperburuk lagi oleh adanya beberapa titik pohon patah dan tumbang ke jalan yang sering menutup jalan, sehingga pengendara harus hati-hati melintas di jalur itu terutama jika sedang turun hujan disertai tiupan angin kencang.
Tokoh masyarakat Desa Kampungbaru, Kecamatan Margapunduh, Kabupaten Pesawaran, Suhaeli Samba, misalnya, mengatakan pihaknya sangat prihatin atas kondisi jalan di daerahnya yang banyak rusak dan semakin parah itu.
"Kondisi jalan di sini makin parah kerusakannya, apalagi kalau mulai datang musim hujan begini, kendaraan sulit melintas," katanya.
Menurut dia, jalan sepanjang lebih kurang 60 Km dari Kampungbaru ke Kota Bandarlampung sangat vital, karena merupakan salah satu jalur ekonomi desa dan kecamatan.
"Setiap hari jalan ini dilalui truk pengangkut barang dagangan dari kota ke desa, sebaliknya dari desa ke kota banyak kendaraan niaga menggangkut hasil-hasil bumi, perikanan, dan lainnya," katanya.
Suhaeli yang juga mantan kepala desa Kampungbaru itu juga menjelaskan, beberapa hari lalu sempat ada truk pengakut hasil kerajinan sabut kelapa menuju kota yang mundur saat melintas di tanjakan tapi tidak mampu karena jalan licin dan berlubang.
"Kasihan sekali kalau kendaraan berat pengangkut barang jalannya banyak yang rusak," katanya.
Karena itu, pihaknya sangat mengharapkan agar pemerintah Kabupaten Pesawaran dan Provinsi Lampung dapat segera memperbaiki jalan yang rusak tersebut agar tidak semakin parah.
Jalan tersebut selain merupakan jalur ekonomi, juga jalan yang banyak dilalui wisatawan baik lokal, nasional, maupun mancanegara yang akan berangkat maupun kembali dari mengunjungi sejumlah objek wisata pantai di sana, antara lain pantai Kelapa Rapet, Pantai Tanjung Putus, Pantai Pancur, dan Pantai Teluk Kiluan.
Sebelumnya, Gubernur Lampung Sjachroedin ZP dan Sekretaris Provinsi Lampung, Berlian Tihang mengakui masih banyak jalan di daerahnya yang rusak, namun sebagian sedang terus diperbaiki sesuai dengan anggaran yang ada.
Banyaknya ruas jalan yang masih rusak itu antara lain juga disebabkan anggaran yang tersedia tidak seimbang dengan jumlah ruas jalan yang rusak, dan sebaian penyebab kerusakan jalan adalah tonase muatan kendaraan yang banyak melebihi kapasitas jalan itu sendiri di samping padatnya jumlah kendaraan berat yang melintas.
Pewarta : M.Tohamaksun
Editor:
Agusta Hidayatullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
