Logo Header Antaranews Lampung

PBB: Pendidikan-Kesehatan Keprihatinan Warga

Jumat, 17 Mei 2013 11:18 WIB
Image Print
Perserikatan Bansa Bangsa (PBB), (Istimewa).
Lebih dari 560.000 warga dari 194 negara dan wilayah sudah memberi suara bagi berbagai masalah yang akan membuat perbedaan terbesar dalam hidup mereka."

PBB, New York (Antara/Xinhua-OANA) - "Pendidikan yang baik", "perawatan kesehatan yang lebih baik" dan "pemerintah yang jujur dan cepat tanggap" adalah masalah utama yang mencuat saat ini, kata Program Pembangunan PBB (UNDP) dalam siaran pers yang dikeluarkan di Markas PBB.

Lebih dari 560.000 warga dari 194 negara dan wilayah sudah memberi suara bagi berbagai masalah yang akan membuat perbedaan terbesar dalam hidup mereka.

Untuk pertama kali, mereka menyediakan informasi seketika dan nyata mengenai apa yang difikirkan rakyat tentang tantangan terbesar yang mereka hadapi dan keluarga mereka, kata badan pembangunan di Markas PBB, New York.

"My World", survei global PBB bagi dunia yang lebih baik --dengan alamat www. myworld2015.org, adalah gagasan besar yang mengundang warga ke dunia maya untuk duduk di PBB dan ikut dalam percakapan global mengenai agenda pembangunan pasca-2015 dengan memberi suara dalam jajak pendapat yang dilandasi pilihan.

Dari Rwanda sampai Filipina dan dari Mexico City sampai Amman dan Madrid, sekolah, masjid, kantor dan kamp pengungsi, warga telah datang dalam jumlah ratusan ribu untuk memberi suara dan membantu menetapkan dunia yang lebih baik buar semua, kata siaran pers tersebut.

Di India, Laila Sein, dari mitra "My World" --AFRC India, sebagaimana dikutip mengatakan, "Yang terbaik yang saya dapati mengenai survei ini ialah pelajar kami telah mulai berfikir di luar kriket dan telepon genggam. Mereka telah mulai memikirkan masalah kritis yang mempengaruhi mereka."

Hasil awal dari jajak pendapat itu telah disiarkan pekan ini, saat Panel Tingkat Tinggi Sekrearis Jenderal PBB Ban Ki-moon bagi dialog pasca-2015 bertemu di Markas PBB di New York, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat. Panel tersebut mengajukan saran mengenai agenda pembangunan internasional pada masa depan.

Hasil seketika dari "My World" juga akan diajukan dengan dasar rutin kepada Sekretaris Jenderal PBB dan Open Working Group on Sustainable Developemnt.

Setakat ini, 57 persen suara telah dikumpulkan secara luring, 35 persen melalui daring dan sebanyak delapan persen telah diterima melalui telepon genggam, kata siaran pers tersebut.

Penerjemah: Chaidar.



Pewarta :
Editor: M. Tohamaksun
COPYRIGHT © ANTARA 2026