Logo Header Antaranews Lampung

Paskah di Bandarlampung Dirayakan Sederhana

Minggu, 31 Maret 2013 11:51 WIB
Image Print
CIUM SALIB. Seorang jemaat mengikuti prosesi cium salib saat sesi 'Penghormatan Salib Suci' pada Misa Jumat Agung, di Gereja Katolik Hati Kudus Yesus, Surabaya, Jumat (29/3). Prosesi tersebut mempunyai makna menghormati dan meneladani pengorbanan San

Bandarlampung, (Antara Lampung) - Ribuan umat kristiani memadati gereja-gereja yang terdapat di kota Bandarlampung sejak subuh untuk mengikuti kebaktian Paskah dalam rangka memperingati kebangkitan Yesus Kristus.

Berdasarkan pantauan di sejumlah gereja di Bandarlampung pada Minggu pagi, umat kristiani termasuk anak-anak, memenuhi gereja untuk merayakan Paskah.

Perayaan Paskah itu sendiri berlangsung sederhana, yang umumnya diisi renungan dengan membaca Alkitab, serta menyampaikan ucapan syukur kepada Tuhan melalui doa dan lagu puji-pujian.

Di Greja Katedral Kristus Raja, Bandarlampung, jemaat telah datang sejak subuh untuk mengukuti kebaktian Paskah yang dipimpin oleh Uskup Alosiyus Sudarso yang berasal dari Kota Palembang.

Gereja pun terisi penuh dengan umat kristiani. Penjagaan ketat tidak tampak di sekitar gereja itu, dan hanya 5 polisi yang mengatur arus lalu lintas sehubungan lokasi gereja tersebut berada di pusat kota.

Menurut Norbertus, salah satu jemaat Gereja Katedral Kristus Raja, bersyukur karena kebaktian Jumat Agung dan Paskah berlangsung aman.

"Suasana pun sesuai dengan harapan dan tema yang diusung yakni cinta damai," kata dia.

Dia mengatakan, tahun ini perayaannya sama seperti tahun lalu, tidak ada perubahan.

"Hanya saja umat kristiani diminta lebih rendah hati dan tabah dalam menghadapi segala sesuatu permasalahan, serta lebih peduli kepada sesamanya," katanya.

Sementara itu, di Gereja HKBP Lungsir, selain kebaktian, perayaan Paskah juga dimeriahkan dengan gelar lomba menghias telor yang umumnya diikuti anak-anak.

"Perayaan Paskah digelar dengan khidmat dan melibatkan anak-anak. Sekitar 125 anak sekolah minggu mengikuti berbagai lomba," kata Romeida Elisabet Sagala, salah satu panitia acara Paskah di gereja tersebut.

"Telor paskah diletakkan di tempat tersembunyi di areal halaman gereja, dan anak-anak diminta mencarinya," katanya.

Perayaan Paskah di Gereja Baptis Karunia Tuhan juga berlangsung sederhana, dan gereja itu dipenuhi jemaat yang berjumlah ratusan orang.

Kebaktian Paskah dengan tema "Kebangkitan Yesus Kristus" dilaksanakan sekitar pukul 06.00 WIB yang dipimpin Pendeta Petrus Mugihardjo untuk jemaat berusia dewasa, sedang kebaktian paskah untuk anak-anak Sekolah Minggu dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB.



Pewarta :
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2026