
Program 100 Hari Bupati Lampung Barat

Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung Mukhlis Basri-Makmur Azhari, telah menetapkan sejumlah program prioritas dalam 100 hari kerja pertama, guna memacu pembangunan daerah tersebut.
"Sejumlah program prioritas sudah ditetapkan, seperti bidang keagamaan, pendidikan, kesehatan, reformasi birokrasi, dan ketahanan pangan," kata Kabag Humas dan Protokol Pemkab setempat, Burlianto Eka Putra, di Liwa, Lampung Barat (Lambar) saat dihubungi dari Bandarlampung, Minggu.
Program pemberdayaan ekonomi kerakyatan, kehutanan, serta energi dan kelistrikan juga merupakan program prioritas pasangan yang akan memimpin daerah itu sampai dengan tahun 2017 mendatang.
Dalam bidang keagamaan, Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat siap melaksanakan program pemantapan penggunaan jilbab dan wajib baca Al Quran bagi seluruh siswa sekolah beragama Islam di daerahnya.
"Mulai dari siswa sekolah dasar dan khusus siswa kelas IV, siswa SMP, SMA dan SMK wajib baca Al Quran dan mengenakan jilbab bagi pelajar putri. Tujuannya meningkatkan jumlah siswi SD yang mengenakan jilbab. Hal itu menjadi kewajiban siswi SMP, SMA, dan SMK pula," ujar Burlianto menjelaskan.
Dia menambahkan, tujuan lain adalah terlaksana kewajiban membaca Al Quran di sekolah bagi siswa SMP, SMA, dan SMK yang dilaksanakan selama 10 menit sebelum pelajaran dimulai.
"Bupati juga melakukan peningkatan peran dan fungsi Badan Amil Zakat bagi kesejahteraan masyarakat dengan sistem penerapan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di lingkungan Pemkab Lampung Barat," kata dia lagi.
Dalam bidang kesehatan, Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat juga segera melakukan optimalisasi pelayaan kesehatan di masing-masing puskesmas dan RSUD Liwa.
Rencana aksinya adalah melakukan inspeksi ke puskesmas, puskesmas pembantu (pustu), dan puskesmas desa (puskesdes).
Selain itu, peningkatan mutu pelayanan kesehatan terhadap masyarakat sesuai dengan Standar Operational Procedure (SOP).
Program itu, juga ada kaitannya dengan Jamkesmas, Jamkesda, dan Program Kesehatan Masyarakat Gratis (PKMG) sesuai dengan pedoman pelaksanaan dan petunjuk teknis, penataan distribusi tenaga medis dan petugas kesehatan, kata Burlianto lagi.
"Petugas nantinya melakukan validasi data dan distribusi kartu sehat untuk masyarakat, sekaligus optimalisasi pelayanan ibu melahirkan," ujar dia pula.
Pemkab Lambar juga mendukung progam bebas rokok di lingkungan sekolah dan akan memberikan pelayanan pendidikan gratis, terjangkau, dan berkualitas, dengan pola pembebasan biaya penyelenggaran pendidikan bagi siswa miskin SMA dan SMK negeri.
Dalam bidang ketahanan pangan, Mukhlis Basri-Makmur Azhari juga akan memberikan bantuan 100 unit traktor tangan kepada masyarakat dan kelompok tani.
Rencana aksi program pemberdayaan ekonomi kerakyatan, dengan cara memberikan bantuan permodalan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, termasuk program tersedia dana bergulir, ujar dia.
Bupati juga mencadangkan areal kerja untuk 23 kelompok Hutan Kemasyarakatan (HKm) dengan luas areal 13.929,154 hektare dan akan diusulkan kepada Kementerian Kehutanan, demikian Burlianto Eka Putra.
Pewarta :
Editor:
Gatot Arifianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
