Logo Header Antaranews Lampung

Harga Beras Bertahan

Jumat, 27 Juli 2012 08:23 WIB
Image Print
Seorang petani di Kampung Sri Tanjung Kabupaten Mesuji, tengah mengeringkan gabah hasil panennya. (FOTO ANTARA LAMPUNG/Deddy Irawan)

Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Sejumlah pedagang di Bandarlampung, Jumat, menyebutkan pasokan beras dari penggilingan ke daerah itu masih lancar sehingga harga pangan utama itu bertahan pada minggu ini.

"Setelah minggu sebelumnya naik, harga beras pada pekan ini bertahan. Pasokannya lancar, sedang volume permintaan atas beras tidak mengalami peningkatan," kata Rodjie, salah satu pedagang beras di Pasar Tugu Bandarlampung.

Ia menyebutkan stok beras cenderung melimpah sehingga penggilingan gabah selalu mengirim beras setiap kali diminta.

Dia menyebutkan pasokan beras itu didatangkan dari penggilingan gabah yang terdapat di Kabupaten Pringsewu, Pesawaran, Lampung Selatan, dan Tanggamus.

"Persediaan beras di Bandarlampung mencukupi, bahkan berlebih. Namun harganya sekarang lebih mahal dibandingkan beberapa minggu lalu," katanya.

Ia menyebutkan harga eceran beras kualitas asalan mencapai Rp7.500- Rp7.800/kg, beras kualitas sedang Rp8.500- Rp8.600/kg, sedang harga beras premium di atas Rp9.000/kg.

Menurut dia, stok beras di Lampung cukup banyak tersedia sehingga harga pangan itu sulit melambung.

Pedagang beras lainnya, Edy Susanto, menyatakan harga beras kualitas premium yang cenderung naik tipis sejak pekan lalu.

Ia menyebutkan kenaikan harga beras itu masih berkisar Rp100- Rp200 untuk setiap kilogramnya, namun stoknya cukup banyak tersedia.

Dia mencontohkan harga beras merek RJ yang pekan lalu Rp9.200/kg, kini sudah mencapai Rp9.400/kg.

Ia menyebutkan dirinya hanya menjual beras kualitas premium, dan permintaan atas beras itu cenderung stabil.

Para pedagang memperkirakan harga beras berpeluang naik menjelang Lebaran, karena saat itu akan banyak warga yang memborong beras.

Beras asal Pulau Jawa juga banyak yang dijual di Bandarlampung, namun warga setempat umumnya lebih memilih beras lokal karena mutunya lebih baik dan rasanya lebih enak.



Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026