
Warga Tetap Minati KA

Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG)- Sejumlah warga Lampung menyebutkan mereka tetap berminat menggunakan angkutan kereta api meski kecelakaan kereta api telah beberapa kali terjadi pada rute Sumatera Selatan - Lampung.
Menurut Ratna, salah satu penumpang kereta api tujuan Palembang, di Stasiun Tanjungkarang Bandarlampung, Jumat, kekhawatiran memang menimpa dirinya sehubungan kecelakaan kereta api berulang kali terjadi, namun tidak ada transportasi murah lainnya selain kereta api.
"Jika BBM naik pada April ini, biaya transportasi tentu naik, seperti bus dan travel rute Bandarlampung- Palembang. Meski resah, mau tidak mau harus menggunakan jasa kereta api," katanya.
Ia menyebutkan kerap menggunakan jasa kereta api, dan pagi ini ia menggunakan KA Ekspres Rajabasa.
Calon penumpang lainnya, Sulaiman, juga menyebutkan hal yang sama, yakni masih tetap berminat menggunakan jasa kereta api meski kecelakaan telah beberapa kali terjadi.
Namun, ia mengharapkan manajemen PT KA meningkatkan pengawasan dan keamanan menggunakan jasa kereta api agar warga tetap menggunakan angkutan massal itu.
"Tingkat kecelakaan kereta api harus ditekan," kata penumpang tujuan Waykanan itu.
Ia menyatakan kerap menggunakan jasa kereta api rute Tanjungkarang-Waykanan menggunakan KRD Way Umpu.
Sementara itu, arus kedatangan dan keberangkatan kereta api di Stasiun Tanjungkarang Bandarlampung pada Jumat pagi sudah lancar.
Kereta Api Diesel Way Umpu tujuan Waykanan dan KA Ekspress Rajabasa tujuan Palembang diberangkan pagi ini.
Ratusan calon penumpang memadati stasiun kereta api itu dan jumlah penumpang hari ini meningkat tajam dibandingkan kemarin.
Menurut salah satu petugas Stasiun KA Tanjungkarang, Supriyanto, kereta api dari Kertapati Palembang tujuan Bandarlampung juga sudah sudah berangkat pada Jumat pagi.
Akibat anjloknya kereta api angkutan batu bara rangkaian panjang (babaranjang) di wilayah Kota Prabumulih, Sumatera Selatan pada Kamis sore, angkutan kereta api rute Palembang- Bandarlampung pada Kamis sore hingga malam lumpuh.
"Kami menunda keberangkatan KA Limex Sriwijaya pada Kamis (22/3) malam tujuan Palembang karena insiden tersebut," kata Humas PT KAI Subdivre III.2 Tanjungkarang, Zakaria.
Kereta api angkutan batu bara rangkaian panjang (babaranjang) kosong atau tanpa muatan batu bara, anjlok dari rel di wilayah Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, pada Kamis sekitar pukul 16.00 WIB.
Salah seorang saksi mata warga setempat, Diki, mengatakan, kecelakaan kereta api babaranjang tersebut sangat mengejutkan dirinya dan beberapa temannya yang sedang nongkrong di sebuah warung kopi di permukiman, tidak jauh dari rel kereta api.
Lokasi anjlok KA babaranjang itu berada di Desa Pangkul, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih.
Dalam musibah kecelakaan kereta api babaranjang itu, ada seorang penumpang kereta api yang tewas, sementara masinis kereta hanya mengalami luka-luka.
Pewarta :
Editor:
Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
