
Rendah harga Komoditas Unggulan Lampung

Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Harga komoditas unggulan di Kota Bandarlampung, yakni kopi, kakao, kopra, dan jagung bertahan rendah pada awal Februari ini disebabkan berkurangnya pasokan hasil bumi itu dari petani.
Berdasarkan pantauan di Bandarlampung, Rabu, harga biji kopi robusta masih bertahan rendah yakni Rp16 ribu /kg sama seperti pekan lalu. Harga kopi di Bandarlampung sempat mencapai 20 ribu /kg.
Penurunan harga kopi hingga mencapai Rp16 ribu/kg ini terkait dengan penurunan mutunya.
Sejumlah agen yang ada di kota itu juga mengatakan bertahan rendahnya harga kopi disebabkan berkurangnya sinar matahari untuk menjemur komoditas tersebut, serta panen raya kopi baru berlangsung dua bulan ke depan.
Harga kakao pun masih rendah, yakni Rp13 ribu /kg seperti pekan lalu. Harga normalnya Rp17 ribu/kg. Penyebabnya adalah kadar airnya cukup tinggi sehingga harganya turun.
Harga komoditas kopra pun masih rendah, yakni Rp3.000/kg seperti pekan lalu.
Selain itu, jagung pun harganya masih rendah yakni Rp5.000 /kg.
Harga komoditas unggulan lainnya seperti lada hitam dan lada putih turun tipis dibandingkan harganya pekan lalu.
Harga lada putih Rp100 ribu/kg turun menjadi Rp95 ribu/kg, dan untuk lada hitam turun dari Rp48 ribu/kg menjadi Rp45 ribu/kg.
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
