
LSM : Tuntaskan Kasus Mesuji Secara Damai

Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Suatu lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang mendampingi warga korban penggusuran di Kabupaten Mesuji Lampung, berharap penyelesaian konflik agraria di daerah itu berlangsung damai.
"Kita tidak menginginkan konflik agraria harus berdarah-darah, karena itu perlu solusi penyelesaiannya dengan cara yang baik dan damai," kata Ketua LSM Yabima, Sugianto, di Bandarlampung, Minggu.
Karena itu, ia meminta Pemerintah Provinsi Lampung untuk mengundang semua pihak menyelesaikan permasalahan tersebut sehingga konflik lahan di Mesuji yang menimbulkan korban jiwa dan luka-luka beberapa waktu lalu tidak terulang kembali.
Ia juga mengharapkan konflik agraria di Lampung dapat terselesaikan dengan baik sehingga tidak ada lagi bentrokan antara warga dengan pihak keamanan.
Menurutnya, jika persoalan inti konflik agraria tersebut yakni lahan garapan tidak terselesaikan, dikhawatirkan masalah lebih besar akan muncul di Mesuji.
Sugianto mengatakan, informasi yang berkembang di Mesuji adalah salah satu perusahaan pengelola lahan kawasan register 45 telah merekrut pamswakarsa dalam jumlah yang cukup besar untuk mengusir penduduk dari kawasan tersebut.
"Jika dibiarkan konflik agraria hingga terjadi bentrokan akan kembali terjadi di daerah itu," kata dia.
Pewarta :
Editor:
Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
