Logo Header Antaranews Lampung

Mance: Peran Pesantren Dinantikan Masyarakat

Selasa, 29 November 2011 14:02 WIB
Image Print
Bupati Tulangbawang Abdurachman S Natamenggala (foto dok Humas Pemkab Tulangbawang)
Dalam era global seperti saat ini, pondok pesantren juga dituntut memiliki daya saing, dan harus mampu memberikan pemikiran-pemikiran baru"

Bandarlampung, (ANTARA LAMPUNG) - Bupati Tulangbawang Abdurachman S Natamenggala atau akrabnya Mance mengatakan, peran pondok pesantren selalu dinantikan dalam kehidupan bermasyarakat baik secara spiritual maupun proses pembangunan.

"Dalam era global seperti saat ini, pondok pesantren juga dituntut memiliki daya saing, dan harus mampu memberikan pemikiran-pemikiran baru," kata bupati didampingi Kadis Kominfo Tulangbawang Firmansyah, di Menggala.

Pemikiran yang dikembangkan, menurut dia, bahkan selayaknya tidak hanya memikirkan keagamaan semata, melainkan juga dapat berupa pemikiran tentang bidang ekonomi, sosial, budaya, dan teknologi, yang dapat digali dari ajaran Islam, yaitu dari Al Quran maupun Al Hadist.

Untuk itu, kata dia, pihaknya memberikan apresiasi terhadap keberadaan Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Tulang Bawang.

"Dengan visi, `Terbangunnya keharmonisan yang kokoh antarpondok pesantren untuk mewujudkan pengembangan dan penyediaan sumber daya manusia yang berkualitas`, saya berharap FKPP dapat mewujudkan misinya, yaitu `mendorong kemajuan pondok pesantren se-Kabupaten Tulangbawang dalam bidang dakwah, pengembangan ekonomi, pendidikan formal dan informal`," katanya pada pelantikan dan sosialisasi Forum Komunikasi Pondok Pesantren Tulangbawang.

Mance, sapaan akrab Abdurachman S Natamenggala menambahkan, dengan berbekal potensi yang dimiliki pondok pesantren, FKPP memiliki peran penting dan tugas mulia.

"Karena itu, keberadaan FKPP, saya harapkan benar-benar dapat menjadi sarana koordinasi, menjalin kerja sama dan mempererat ukhuwah Islamiah antarpondok pesantren di Kabupaten Tulangbawang, sekaligus untuk menampung dan menyalurkan aspirasi pondok pesantren yang bermanfaat bagi kepentingan umat," kata dia.

Bupati itu menegaskan, peran strategis dari FKPP tentu sangat dinantikan, dalam memotivasi peningkatan mutu dan kualitas pengelolaan pondok pesantren.

"Untuk itu saya berharap, agar kepengurusan FKPP Tulangbawang yang dilantik pada hari ini, dapat menjalankan tugas dan fungsi dengan sebaik-baiknya, atas dasar mufakat dan dukungan dari seluruh pondok pesantren. Sosialisasikan program-program positif FKPP kepada seluruh masyarakat, serta saya berpesan agar FKPP juga dapat membangun koordinasi, komunikasi dan kerja sama yang baik dengan pemerintah, maupun berbagai elemen masyarakat lainnya," ujar dia.

Di sisi lain, melalui FKPP ia juga berharap dapat mendorong tumbuh-kembang pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan yang konsisten dalam memberikan pemahaman dan pembelajaran aqidah Islam secara baik, benar dan utuh kepada masyarakat, terutama generasi muda Islam.

"Hal ini perlu saya sampaikan karena selaku umat Islam, kita semua tentu tidak menginginkan terjadinya berbagai penyimpangan akidah, seperti munculnya nabi-nabi palsu, aliran sesat, atau aksi-aksi terorisme yang diakibatkan salah penafsiran terhadap ajaran agama," katanya.

Untuk itulah, lanjut dia, peran pondok pesantren bersama dengan para kyai dan alim ulama sebagai panutan sangat penting, dalam membangun pondasi akidah masyarakat secara kokoh, terutama di kalangan generasi Islam. (ANT)



Pewarta :
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026