
Kesehatan Program Prioritas Pemerintah Waykanan

Capaian pada sektor kesehatan selama kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Raden Nasution Husin dapat dibuktikan dengan parameter.
Waykanan (ANTARA LAMPUNG) - Bupati Waykanan, Provinsi Lampung Bustami Zainudin, mengatakan bidang kesehatan merupakan program prioritas di daerah itu sehingga hari Senin ditetapkannya sebagai Hari Kesehatan Bangkit.
Tujuan pembangunan kesehatan menurut bupati, di Blambanganumpu, Senin (7/11) adalah terselenggaranya upaya kesehatan masyarakat yang adil, merata, terjangkau dan bermutu.
Kemudian tersedianya dana kesehatan dalam jumlah yang cukup, teralokasi secara adil, merata dan termanfaatkan secara berhasil guna dan berdaya guna.
Lalu tersedianya sumberdaya kesehatan yang kompeten sesuai kebutuhan yang terdistribusi secara adil dan merata serta didayagunakan secara optimal. Tersedianya sediaan farmasi, alat kesehatan dan makanan yang terjamin aman, berkhasiat atau bermanfaat dan bermutu.
Lantas terwujudnya kebijakan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan, berbasis bukti dan operasional, terselenggaranya fungsi-fungsi administrasi kesehatan, yang berhasil guna, berdaya guna, dan akuntabel, serta didukung oleh hukum kesehatan dan sistem informasi kesehatan.
Dan selanjutnya ialah meningkatnya kemampuan masyarakat untuk berperilaku hidup sehat, mampu mengatasi masalah kesehatan secara mandiri, berperan aktif dalam setiap pembangunan kesehatan serta dapat menjadi penggerak dalam mewujudkan pembangunan berwawasan kesehatan.
Capaian pada sektor kesehatan selama kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Raden Nasution Husin dapat dibuktikan dengan parameter.
Di tahun 2010, angka kematian ibu (AKI) mencapai 51, dan di tahun 2011 44. Lalu angka kematian bayi (AKB) dari 6 kasus menjadi 3 kasus. Kemudian Gizi buruk dari 8 kasus menjadi 6 kasus.
Untuk kasus bayi di bawah garis merah (BGM) dari 513 di tahun 2010, menjadi 371 di tahun 2011. Kemudian tuberculosis (TB) dari 444 menjadi 106, campak dari 28 kasus menjadi 26 kasus, malaria dari 2.637 menjadi 1.195 dan diare dari 6.744 menjadi 1.517.
Upaya-upaya yang dilakukan pihaknya melalui sehat datangi yang sakit (SDS) ialah sosialisasi, dari target 210 kali tercapai 71 kali. Kemudian mengadakan petugas pembinaan kampung (Gasbinkam), pengadaan sarana SDS, 'home care' dengan target 11.474 rumah, tercapai 5.854 rumah.
Kemudian Puskesmas keliling (Pusling), target 630 kali, capaian 630 kali. Lalu pengobatan gratis dengan target 82.422 kasus, capaian 12.361 kasus. Selanjutnya sunatan masal, dari target 180 orang, tercapai 375 orang. Selanjutnya rujukan, dari target 1.200 kasus, tercapai.
Untuk Jaminan kesehatan semesta (Jamkesta), Pemkab Waykanan telah melakukan 18 kali MOU, lalu untuk sosialisasi, target 18 bisa tercapai. Untuk pelayanan rawat jalan, dari target 286.995 kasus, tercapai 143.891 kasus. Kemudian rujukan RSUD ZA Pagar Alam dan RS Abdoel Moeloek, target 500 kasus, capaian 229 kasus, lantas pertolongan persalinan.
Berkaitan dengan pencegahan dan pemberantasan penyakit, telah dilakukan imunisasi. BCG dengan target 9.666 orang, capaian 4.458 orang, lalu DPT/HB3 dengan target 9.666 orang, capaian 4.428 orang.
Lantas polio dengan target 9.666 orang, capaian 3.391 orang, campak dengan target 9.666 orang, capaian 4.321 orang. Lalu fogging dengan target 25 fokus, capaian 25 fokus. Adapun pembagian kelambu dengan target 14.500 kelambu, capaian 9.375 kelambu.
Untuk gerakan seribu jamban, telah diadakan peraturan bupati (Perbup) dan juga sosialisasi. Di tingkat kabupaten target dan capaian sesuai, 12 kali. Lalu di tingkat kecamatan dari 168 target baru tercapai 70 kali. Lantas di tingkat desa, dari target 2.320,capaian 1.050 kali. Untuk Jumat bersih, target 10.080 kali, capaian 4.200 kali, jamban dengan target 50.604 jamban, capaian 520 jamban.
Untuk peran serta masyarakat, pembentukan Poskestren, target dan capaian sesuai, yakni 30, lalu pelatihan ader, dari 30 target tercapai 15 kali. Selanjutnya pembinaan Posyandu, target dan capaian sesuai, yakni, 1.422 kali, lantas tanaman obat keluarga, target 210 buah, capaian 180 buah. ANT.
Pewarta :
Editor:
M. Tohamaksun
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
