Bandar Lampung (ANTARA) - Anggota Komisi VII DPR RI Rycko Menoza mengatakan pembangunan sektor pariwisata di Pesisir Barat, Lampung, harus dapat mewujudkan kesejahteraan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Hal tersebut menjadi inti dari sosialisasi empat pilar kebangsaan yang dilaksanakan Rycko bersama pelaku wisata di Tanjung Setia, Pesisir Barat, Minggu (15/3).

Dalam kegiatan yang dihadiri 150 pelaku wisata dan masyarakat sekitar, ia menjelaskan pentingnya pengembangan destinasi dan industri pariwisata yang akan berpengaruh terhadap pencapaian tujuan pemasaran.

Dalam hal ini, menurut dia, pembangunan pariwisata Indonesia diharapkan terus dapat memberikan manfaat terhadap pembenahan destinasi wisata nasional atau internasional secara berkelanjutan. 

"Pembangunan pariwisata harus memberikan peran dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Keberagaman budaya, adat istiadat, dan kearifan lokal juga menjadi landasan. Masyarakat harus terlibat aktif dalam pengelolaan kepariwisataan," ujar Rycko.

Terkait sosialisasi empat pilar kebangsaan, ia mengharapkan penguatan nilai-nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Undang-undang Dasar 1945 dapat menjadi landasan kuat bagi pengembangan pariwisata berkelanjutan di Indonesia.

Dengan menguatkan pemahaman tersebut, pelaku wisata diharapkan mampu menjadi duta kebangsaan yang dapat menginspirasi wisatawan untuk mengenal lebih dekat budaya Indonesia yang kaya dan beragam, sekaligus menjaga keutuhan NKRI.

"Dengan memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai empat pilar kebangsaan, kita bisa mengantisipasi potensi ancaman terhadap persatuan bangsa, terutama di daerah-daerah wisata yang rentan terhadap pengaruh negatif dari luar," kata Rycko.

Wilayah Lampung bagian barat saat ini merupakan tempat strategis untuk liburan. Bukan hanya terkenal dengan wisata alam dan pantai yang indah, kawasan ini juga menjadi lokasi surfing terkenal.

Kawasan Krui dan Pesisir Barat telah menjadi pusat perhatian peselancar lokal maupun internasional. Kegiatan World Surf League (WSL) beberapa kali telah menggelar kejuaraan di Lampung.

Capaian ini menjadi salah satu bukti bahwa Krui, Lampung bisa setara dengan Bali dan Mentawai. Melalui kawasan seperti Pantai Tanjung Setia, Pantai Mandiri, Pantai Labuhan Jukung, Panai Wai Jambu, Pantai Lintik, Krui Reefs, Jimmy's Surf Spot/Pugung Jimmy, para wisatawan serta para peselancar dapat menikmati indahnya pantai dan memacu papan di ombak.

Waktu terbaik untuk melakukan kegiatan berselancar di Lampung ialah pada Juni hingga Agustus. Saat itu, ombak sedang stabil dan konsisten, sehingga kawasan Krui ramai dikunjungi, baik oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.


Baca juga: Komisi VII DPR tegaskan peran sektor UMKM dan pariwisata sebagai pilar ekonomi daerah

Baca juga: DPR minta solusi konkret dari penanganan banjir di Bandarlampung

Baca juga: Anggota DPR RI lakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan kepada UMKM