Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu pagi bergerak menguat ditopang oleh sentimen positif dari domestik dan global.

IHSG dibuka menguat 21,05 poin atau 0,26 persen ke posisi 8.152,79. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,99 poin atau 0,12 persen ke posisi 830,42.

“Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support dan resistance 7.800-8.320,” ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias Nico dalam kajiannya di Jakarta, Rabu.

Dari dalam negeri, pemerintah telah menyusun tiga strategi untuk meningkatkan penerimaan perpajakan sebagai upaya menjaga defisit anggaran tetap di bawah 3 persen Produk Domestik Bruto (PDB) dan mendorong rasio pajak (tax ratio) mencapai 11-12 persen pada 2026.

Nico menilai ruang fiskal yang lebih luas memungkinkan pembiayaan program prioritas tanpa menambah utang secara agresif.

“Namun, dalam jangka pendek intensifikasi pengawasan dan penertiban berisiko menambah beban kepatuhan dunia usaha, sehingga perlu diimbangi insentif agar tidak menekan pertumbuhan ekonomi,” ujar Nico.

Dari mancanegara, pelaku pasar menantikan data US Change in Nonfarm Payrolls dan Average Hourly Earnings bulanan dan tahunan, yang diperkirakan akan tumbuh lebih baik, sehingga mengurangi tekanan bagi bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed.

Presiden The Fed Cleveland, Beth Hammack mengatakan bahwa tingkat suku bunga bisa dipertahankan untuk waktu yang cukup lama, di tengah para pejabat melakukan evaluasi terhadap data ekonomi AS.

Sejalan dengan itu, Presiden The Fed Dallas, Lorie Logan mendukung agar Fed Funds Rate (FFR) tidak berubah dalam waktu dekat, kecuali apabila pasar tenaga kerja menunjukkan pelemahan yang signifikan.

Adapun, Hammack dan Logan merupakan anggota dewan yang memiliki hak suara dalam pertemuan FOMC Meeting The Fed, dengan pertemuan terdekat pada 17-18 Maret 2026.

Pada perdagangan Selasa (10/2) kemarin, bursa AS Wall Street mayoritas melemah, di antaranya Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 0,10 persen ditutup di level 50.188,14, indeks S&P 500 melemah 0,33 persen ke level 6.941,81, dan indeks Nasdaq Composite melemah 0,56 persen ditutup di 25.127,64.

Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Shanghai menguat 0,13 persen ke 4.133,60, indeks Hang Seng menguat 0,18 persen ke 27.231,03, dan indeks Strait Times menguat 0,06 persen ke 4.967,41.

Sementara itu, indeks Nikkei (Jepang) libur memperingati hari Pendirian Nasional negara tersebut.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: IHSG menguat ditopang sentimen domestik dan global