Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto mengundang Australia untuk mengembangkan usaha patungan atau joint venture di sektor pertanian hingga pertambangan, di mana Danantara Indonesia siap menjadi mitranya.
Dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, dia membahas berbagai agenda prioritas di sektor pertanian.
"Hari ini saya dan PM Albanese juga membahas berbagai agenda prioritas bersama di bidang pertanian. Saya mengundang pihak Australia untuk mengembangkan joint venture di sektor pertanian di kedua negara," ujar dia.
Ia menjelaskan pemerintah Indonesia sedang meningkatkan produktivitas di sektor pertanian. Hal ini merupakan upaya pemerintah untuk mencapai swasembada pangan.
Selain itu, dia juga mengajak Australia untuk berinvestasi di sektor hilirisasi mineral kritis, termasuk pengolahan nikel, tembaga, bauksit, dan emas.
Di sisi lain, Prabowo juga akan mendorong perusahaan Indonesia untuk berinvestasi di sektor pertambangan mineral kritis Australia.
"Danantara siap bekerja sama dengan para mitranya di Australia untuk menjajaki peluang co-investment dan dalam berbagai bentuk kemitraan lainnya," katanya.
Sebelumnya, Prabowo dan Albanese telah menandatangani traktat keamanan bersama.
Perjanjian keamanan bersama ini mencerminkan tekad kedua negara untuk terus bekerja sama secara erat dalam menjaga keamanan nasional masing-masing, serta berkontribusi nyata bagi perdamaian dan stabilitas kawasan Indo Pasifik.
Bagi Indonesia, kata dia, hal ini mencerminkan komitmen teguh terhadap prinsip bertetangga baik dan kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas aktif.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Prabowo tawarkan Danantara jadi mitra investasi Australia
Prabowo tawarkan Danantara sebagai mitra investasi Australia
Presiden Prabowo Subianto (kanan) berbincang dengan Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese (kiri) usai menandatangani Traktat mengenai keamanan saat kunjungan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/2/2026). Kunjungan kenegaraan Anthony Albanese di Istana Kepresidenan Jakarta tersebut untuk menandatangani Traktat Australia-Indonesia mengenai keamanan bersama serta kerjasama bidang perdagangan dan investasi, pendidikan, pembangunan. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)
Pewarta : Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor : Satyagraha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Prabowo dan MBZ bertemu di Istana Qasr Al Bahr, sepakat perkuat kemitraan strategis
27 February 2026 10:13 WIB
Kapolri perintahkan jajaran usut tuntas kasus Brimob aniaya anak hingga tewas
23 February 2026 8:35 WIB
Trump janjikan Rp162 triliun untuk rekonstruksi Gaza lewat Dewan Perdamaian
20 February 2026 4:42 WIB
Terpopuler - Eksekutif/Legislatif/Yudikatif
Lihat Juga
Prabowo dan MBZ bertemu di Istana Qasr Al Bahr, sepakat perkuat kemitraan strategis
27 February 2026 10:13 WIB