Bandarlampung (ANTARA) - Institut Teknologi Sumatera (Itera) bersama Pemerintah Provinsi Lampung mematangkan persiapan pengoperasian Smart Bus Rapid Transit (BRT) Itera yang akan melayani rute Kampus Itera-Mall Boemi Kedaton (MBK), Bandarlampung.
"Layanan transportasi ini dirancang sebagai moda transportasi massal yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan bagi masyarakat Lampung," kata Rektor Itera Prof. I Nyoman Pugeg Aryantha, di Provinsi Lampung, Rabu.
Ia mengatakan, Smart BRT Itera mengadopsi teknologi digital, mulai dari aplikasi pemantau posisi bus secara real-time, sistem pembayaran non-tunai, hingga fasilitas wifi dan pengamanan penumpang melalui pemasangan CCTV di dalam bus.
"Layanan ini terbuka untuk mahasiswa, dosen, pegawai Itera, serta masyarakat umum, dengan tarif yang direncanakan sebesar Rp5.000 per perjalanan," kata dia.
Ia pun menyampaikan, Itera siap berkontribusi dalam menghadirkan layanan transportasi publik modern bagi mahasiswa dan masyarakat Lampung.
"Bus yang dihibahkan Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Provinsi Lampung kepada Itera, saat ini telah dirancang sebagai Smart BRT dan siap dioperasikan," katanya.
Dosen Teknik Sipil Itera sekaligus penanggung jawab Smart BRT Itera, Muhammad Abi Berkah Nadi, MT menjelaskan Smart BRT Itera didukung aplikasi layanan, sistem pelacakan bus dan pemetaan halte secara real-time, serta pembayaran non-tunai berbasis kartu.
Kemudian, lanjut dia, seluruh layanan tersebut terintegrasi dalam sistem manajemen yang dapat dikendalikan melalui laman admin untuk memastikan operasional berjalan efektif dan terawasi.
"Melalui pengembangan Smart BRT, Itera berharap dapat berkontribusi dalam menghadirkan sistem transportasi publik yang aman, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung visi Transportasi Lampung Maju berbasis inovasi dan teknologi," kata dia.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mengapresiasi peran Itera sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
"Kontribusi Itera tidak hanya dalam penyediaan sumber daya manusia, tetapi juga dalam perumusan kebijakan publik berbasis kajian akademik, termasuk di sektor transportasi," kata dia.
Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi Lampung mendorong pengembangan Smart BRT Itera sebagai proyek percontohan transformasi transportasi publik di Lampung.
"Transportasi publik merupakan instrumen kunci dalam transformasi wilayah karena berkaitan langsung dengan produktivitas ekonomi, efisiensi logistik, mobilitas tenaga kerja, penataan ruang perkotaan dan kawasan pendidikan, hingga pencapaian target pembangunan berkelanjutan serta pengendalian emisi," kata dia.
Baca juga: BRT Itera jadi contoh transportasi publik modern di Lampung
Baca juga: Itera kembangkan layanan transportasi umum Smart BRT untuk warga
Baca juga: Lampung perkuat ekosistem transportasi umum dengan hadirkan taksi listrik