Bandarlampung (ANTARA) - Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana meminta kepada semua pihak agar memahami tujuan program Sekolah Menengah Atas (SMA) Siger secara objektif.

"Saya harap kita semua melihat program ini secara objektif dan bersama-sama menjaga semangat kebersamaan demi masa depan pendidikan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat kota ini," katanya di Bandarlampung, Senin.

Ia menjelaskan Pemkot Bandarlampung mengambil langkah strategis untuk program SMA Siger, dengan memanfaatkan sejumlah sekolah dasar yang sudah tidak terpakai atau kosong, agar seluruh anak dapat melanjutkan pendidikan dan tetap mendapatkan hak pendidikan.

"Seluruh fasilitas pendidikan yang diberikan melalui Sekolah Siger pun bersifat gratis," kata dia.

Ia mengatakan saat ini para camat dan lurah ditugaskan turun ke lapangan untuk mendata dan membujuk anak-anak yang telah dua hingga tiga tahun tidak mengenyam pendidikan agar kembali bersekolah melalui program Sekolah Siger.

"Harapan kami, tidak ada lagi anak putus sekolah di Bandarlampung. Camat dan lurah sedang memantau langsung, mendatangi anak-anak yang tidak mau atau belum sekolah,” katanya.

Ia menekankan bahwa seluruh proses pendirian dan penganggaran Sekolah Siger telah melalui mekanisme resmi dan diketahui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandarlampung.

"Agar anak-anak bisa sekolah, semuanya melalui proses. DPRD juga tahu dan ini sudah dianggarkan, tidak mungkin anggaran pendidikan dibuat sembarangan,” kata dia.

Ia menjelaskan bahwa memastikan setiap warga Bandarlampung mendapatkan pendidikan secara gratis merupakan tugas pemerintah.

Namun begitu, Pemkot Bandarlampung tidak menutup diri untuk menerima masukan dari siapa pun yang memahami aturan.

"Ini tugas pemerintah. Anak-anak kami sekolahkan gratis, kami berikan fasilitas. Apa itu salah. Tapi setidaknya kami sudah melakukan prosedur terbaik untuk Sekolah Siger ini, kalau bukan kita yang memperjuangkan anak-anak ini, siapa lagi?," kata dia.


Baca juga: Seluruh proses administrasi SMA Siger telah dilakukan sesuai ketentuan

Baca juga: Pemkot Bandarlampung terus berkoordinasi terkait legalitas SMA Siger

Baca juga: Bandarlampung akomodasi lulusan SMP di SMA Siger