Dirjen Imigrasi: Layanan e-paspor di KJRI Frankfurt jawab kebutuhan WNI
Senin, 23 September 2024 15:27 WIB
Direktur Jenderal Imigrasi Silmy Karim (tengah) saat peluncuran paspor elektronik atau e-paspor di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Frankfurt, Jerman, Jumat (20/9/2024). (ANTARA/HO-Ditjen Imigrasi Kemenkumham)
Jakarta (ANTARA) - Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Silmy Karim mengatakan layanan paspor elektronik atau e-paspor di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Frankfurt, Jerman, merupakan jawaban dari kebutuhan warga negara Indonesia di sana.
KJRI Frankfurt telah merespons tren meningkatnya kebutuhan pelayanan publik, menyusul peningkatan jumlah WNI yang cukup tinggi, khususnya dalam dua tahun terakhir.
“Pengajuan paspor elektronik yang kini tersedia di KJRI Frankfurt memudahkan WNI yang bekerja atau sedang menjalani studi di Jerman. Jadi, prosesnya lebih cepat dan praktis,” kata Silmy sebagaimana keterangan tertulis diterima di Jakarta, Senin.
Menurut Silmy, terdapat lebih dari 17 ribu WNI yang berada di wilayah kerja KJRI Frankfurt.
Dirjen Imigrasi pada Jumat (20/9) lalu meresmikan penerbitan e-paspor di KJRI Frankfurt, Jerman. Paspor elektronik perdana diberikan kepada Konsul Jenderal RI Frankfurt, Antonius Yudi Triantoro dan WNI yang tinggal di wilayah kerja KJRI Frankfurt bernama Gwenda Praya Kinanti.
Frankfurt menjadi perwakilan RI ke-10 yang melayani penerbitan e-paspor. Sebelumnya, layanan serupa telah tersedia di Singapura; Tokyo, Jepang; Seoul, Korea Selatan; Den Haag, Belanda; Jeddah, Arab Saudi; Los Angeles, Amerika Serikat; Berlin, Jerman; Sydney, Australia; dan Beijing, China.
Lebih lanjut, Antonius Yudi Triantoro menyampaikan, jumlah WNI yang berada di wilayah kerja KJRI Frankfrut mengalami peningkatan setiap tahunnya, mayoritas merupakan mahasiswa dan tenaga kesehatan.
Menurut Antonius, dukungan dari Atase Imigrasi Berlin dalam memberikan layanan kemudahan paspor di beberapa kota di wilayah kerja KJRI Frankfurt telah membantu dan memudahkan WNI yang memerlukan penggantian paspor.
Ia menjelaskan wilayah kerja KJRI Frankfurt, antara lain, Hessen, Baden-Württemberg, Bayern, Nordrhein-Westfalen, Rheinland-Pfalz, dan Saarland dengan luas lebih dari separuh total wilayah Jerman.
Dalam kunjungan kerjanya itu, Dirjen Imigrasi juga meninjau layanan imigrasi di Kota Dusseldorf.
Ia berdialog dengan perwakilan kelompok masyarakat yang menyampaikan aspirasi dan pendapat dalam layanan keimigrasian, kewarganegaraan, maupun layanan publik terkait lainnya.
"Saya harapkan tidak hanya yang di Indonesia, yang di luar negeri pun merasakan hadirnya negara dengan inovasi serta perbaikan layanan yang kami lakukan," kata Silmy.
KJRI Frankfurt telah merespons tren meningkatnya kebutuhan pelayanan publik, menyusul peningkatan jumlah WNI yang cukup tinggi, khususnya dalam dua tahun terakhir.
“Pengajuan paspor elektronik yang kini tersedia di KJRI Frankfurt memudahkan WNI yang bekerja atau sedang menjalani studi di Jerman. Jadi, prosesnya lebih cepat dan praktis,” kata Silmy sebagaimana keterangan tertulis diterima di Jakarta, Senin.
Menurut Silmy, terdapat lebih dari 17 ribu WNI yang berada di wilayah kerja KJRI Frankfurt.
Dirjen Imigrasi pada Jumat (20/9) lalu meresmikan penerbitan e-paspor di KJRI Frankfurt, Jerman. Paspor elektronik perdana diberikan kepada Konsul Jenderal RI Frankfurt, Antonius Yudi Triantoro dan WNI yang tinggal di wilayah kerja KJRI Frankfurt bernama Gwenda Praya Kinanti.
Frankfurt menjadi perwakilan RI ke-10 yang melayani penerbitan e-paspor. Sebelumnya, layanan serupa telah tersedia di Singapura; Tokyo, Jepang; Seoul, Korea Selatan; Den Haag, Belanda; Jeddah, Arab Saudi; Los Angeles, Amerika Serikat; Berlin, Jerman; Sydney, Australia; dan Beijing, China.
Lebih lanjut, Antonius Yudi Triantoro menyampaikan, jumlah WNI yang berada di wilayah kerja KJRI Frankfrut mengalami peningkatan setiap tahunnya, mayoritas merupakan mahasiswa dan tenaga kesehatan.
Menurut Antonius, dukungan dari Atase Imigrasi Berlin dalam memberikan layanan kemudahan paspor di beberapa kota di wilayah kerja KJRI Frankfurt telah membantu dan memudahkan WNI yang memerlukan penggantian paspor.
Ia menjelaskan wilayah kerja KJRI Frankfurt, antara lain, Hessen, Baden-Württemberg, Bayern, Nordrhein-Westfalen, Rheinland-Pfalz, dan Saarland dengan luas lebih dari separuh total wilayah Jerman.
Dalam kunjungan kerjanya itu, Dirjen Imigrasi juga meninjau layanan imigrasi di Kota Dusseldorf.
Ia berdialog dengan perwakilan kelompok masyarakat yang menyampaikan aspirasi dan pendapat dalam layanan keimigrasian, kewarganegaraan, maupun layanan publik terkait lainnya.
"Saya harapkan tidak hanya yang di Indonesia, yang di luar negeri pun merasakan hadirnya negara dengan inovasi serta perbaikan layanan yang kami lakukan," kata Silmy.
Pewarta : Fath Putra Mulya
Editor : Agus Wira Sukarta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Imigrasi Indonesia dan Kamboja sepakat kerja sama cegah perdagangan orang
19 May 2025 16:37 WIB, 2025
Imigrasi cabut surat rekomendasi dari Kemenag untuk syarat paspor umroh
05 March 2023 12:24 WIB, 2023
Imigrasi dan KJRI Jeddah terbitkan paspor WNI "overstay" di Arab Saudi
20 October 2022 4:59 WIB, 2022
Kemenkumham belum mengatur regulasi BPJS Kesehaan syarat pengajuan paspor
01 March 2022 18:27 WIB, 2022
Ditjen Imigrasi benarkan satu WNA Nigeria meninggal di Rudenim Jakarta
11 November 2021 8:30 WIB, 2021
Delegasi kemanusiaan dompet Dhuafa ditahan Israel, GPCI serukan pembebasan aktivis
20 May 2026 9:30 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Wamen Koperasi dorong koperasi di Lampung Timur kelola komoditas unggulan daerah
05 May 2026 7:18 WIB