Jakarta (ANTARA) - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) bekerja sama dengan startup Qasir.id mengoptimalkan akses permodalan melalui pembiayaan kepada 24 ribu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang menjadi mitra platform tersebut.Lewat kerja sama tersebut, BSI juga akan berperan memfasilitasi UMKM dalam hal peningkatan keterampilan.
Di sisi lain, Qasir.id sebagai platform yang fokus bergerak dari sisi pembayaran transaksi bagi UMKM, akan menyinergikan UMKM untuk akses ke perbankan syariah.
"Fokus utama dari kerja sama ini adalah memberikan dukungan bisnis yang lebih luas kepada pelaku UMKM. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat digitalisasi UMKM dan meningkatkan efisiensi operasional para pelaku UMKM," kata Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin.
Melalui kerja sama dengan BSI, kata Anton, kedua belah pihak sepakat dan komitmen untuk memajukan UMKM secara bersama-sama melalui manajemen pengelolaan yang baik, transparan, dan terukur serta secara langsung memberikan peluang akses permodalan syariah.
Anton mengatakan bahwa kolaborasi juga diharapkan dapat menjadi model kerja sama yang sukses antara institusi keuangan syariah dan penyedia teknologi digital dalam mendukung sektor UMKM.
CEO Qasir.id Rachmat Anggara mengatakan peran perusahaan akan semakin optimal jika bersinergi dengan para pemangku kepentingan, salah satunya pihak bank.
Hingga periode Mei 2024, perseroan mencatat pembiayaan UMKM BSI mencapai Rp46,60 triliun. Angka tersebut tumbuh 13,41 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dan mampu menyerap UMKM lebih dari 321 ribu nasabah.
Pada kuartal I 2024, secara total, penyaluran pembiayaan BSI mencapai Rp247 triliun atau tumbuh 15,89 persen yoy.
Kemudian dari sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) BSI mengalami pertumbuhan signifikan mencapai Rp297 triliun atau tumbuh 10,43 persen yoy.
Pada tiga bulan pertama tahun ini, BSI telah mencetak laba senilai Rp1,71 triliun. Sementara itu, aset perusahaan tumbuh positif, yakni sebesar 14,25 persen dengan nilai Rp358 triliun.
Untuk pembiayaan berkelanjutan, BSI telah menyalurkan Rp59,2 triliun pada periode yang sama yang didominasi oleh sektor UMKM sebesar Rp46,6 triliun.
Kinerja DPK itu ditopang oleh dominasi dana murah, yang mana tabungan tumbuh 8,75 persen dan giro tumbuh hingga 10,52 persen.
BSI gandeng startup guna optimalkan akses permodalan bagi UMKM
Senin, 10 Juni 2024 11:49 WIB
Penandatanganan kerja sama oleh SVP SME Business Group BSI Risqi Widayat (kiri) dan CEO Qasir.id Rachmat Anggara (kanan). ANTARA/HO-BSI
Pewarta : Rizka Khaerunnisa
Editor : Agus Wira Sukarta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menkeu harap Thomas Djiwandono bisa pertimbangkan fiskal di kebijakan moneter
26 January 2026 21:31 WIB
BI proyeksi ekonomi 2026 tumbuh 4,9-5,7 persen, didukung permintaan domestik
21 January 2026 16:41 WIB
Giatkan inklusi keuangan digital, Bank Raya dorong optimalisasi program loyalitas pelanggan
16 January 2026 17:51 WIB
Terpopuler - Info Finansial/Bursa
Lihat Juga
DJBC catat penerimaan kepabeanan dan cukai Lampung Rp1,76 triliun di triwulan III
01 November 2025 18:05 WIB