Uji coba taksi terbang di IKN sebelum HUT RI Ke-79 tahun 2024
Senin, 18 September 2023 19:48 WIB
Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Mohammed Ali Berawi menyampaikan keterangan kepada awak media di Kompleks DPR RI, Jakarta, Senin (18/9/2023). ANTARA/Aji Cakti
Jakarta (ANTARA) - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengungkapkan uji coba taksi terbang dilakukan sebelum Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) Ke-79 pada 17 Agustus 2024.
"Untuk uji coba taksi terbang dilakukan sebelum HUT RI Ke-79 pada 17 Agustus 2024," ujar Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Mohammed Ali Berawi di Kompleks DPR RI, Jakarta, Senin.
Ali menambahkan, terkait uji coba tersebut OIKN menyiapkan beberapa hal seperti landasan taksi terbang seperti helipad dan beberapa hal yang menunjang uji coba taksi terbang tersebut.
"Kita ini melakukan proof of concept yakni teknologi harus dibuktikan bahwa keandalan teknologi tersebut bagus," katanya.
Melalui Intelligent Transport System (ITS), mobil elektrik atau kendaraan otonom membawa penumpang ke helipad taksi terbang dan ini dilakukan hanya menggunakan satu aplikasi.
"IKN menerapkan ITS mulai dari kendaraan otonom, bus listrik dan seterusnya," kata Ali.Ali menambahkan, moda taksi terbang ini masih dalam taraf pengembangan. Dia berharap sumber daya manusia (SDM) Indonesia bisa menguasai teknologi ini, dan perusahaan - perusahaan nasional yang diajak kerja sama bisa mengembangkan kapasitasnya untuk menguasai teknologi taksi terbang.
"Menurut saya momentum ini hanya ada melalui pembangunan IKN, dan harus dimanfaatkan. Kita berharap ada teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk penciptaan, pengembangan, dan ada peningkatan kapasitas SDM Indonesia. Ini yang saya sebut sebagai nilai tambah," kata Ali.
Berdasarkan Undang - Undang Nomor 3 Tahun 2022, untuk mewujudkan kota yang berkelanjutan dan mudah diakses, hierarki transportasi umum yang terintegrasi diusulkan untuk menunjukkan angkutan massal berkualitas tinggi dan dapat menjadi tulang punggung semua layanan mobilitas.
Hierarki transportasi umum terdiri atas berbagai jenis layanan yang menangani kebutuhan mobilitas tertentu. Hierarki transportasi umum mendukung rencana tersebut dan membantu memaksimalkan pilihan mobilitas melalui berbagai moda dan konektivitas tanpa batas di mana salah satunya yakni koridor tersier.
Koridor tersier akan membantu memenuhi kebutuhan tingkat lokal dan intrakomunitas dan memungkinkan konektivitas jarak tujuan awal dan akhir ((first/ last mile) ke jaringan primer dan sekunder. Koridor ini termasuk bus pengumpan, angkutan kendaraan yang terhubung dan otonom atau connected autonomous vehicle (CAV), layanan first/ last mile lainnya, dan jaringan pusat mobilitas.
"Untuk uji coba taksi terbang dilakukan sebelum HUT RI Ke-79 pada 17 Agustus 2024," ujar Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Mohammed Ali Berawi di Kompleks DPR RI, Jakarta, Senin.
Ali menambahkan, terkait uji coba tersebut OIKN menyiapkan beberapa hal seperti landasan taksi terbang seperti helipad dan beberapa hal yang menunjang uji coba taksi terbang tersebut.
"Kita ini melakukan proof of concept yakni teknologi harus dibuktikan bahwa keandalan teknologi tersebut bagus," katanya.
Melalui Intelligent Transport System (ITS), mobil elektrik atau kendaraan otonom membawa penumpang ke helipad taksi terbang dan ini dilakukan hanya menggunakan satu aplikasi.
"IKN menerapkan ITS mulai dari kendaraan otonom, bus listrik dan seterusnya," kata Ali.Ali menambahkan, moda taksi terbang ini masih dalam taraf pengembangan. Dia berharap sumber daya manusia (SDM) Indonesia bisa menguasai teknologi ini, dan perusahaan - perusahaan nasional yang diajak kerja sama bisa mengembangkan kapasitasnya untuk menguasai teknologi taksi terbang.
"Menurut saya momentum ini hanya ada melalui pembangunan IKN, dan harus dimanfaatkan. Kita berharap ada teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk penciptaan, pengembangan, dan ada peningkatan kapasitas SDM Indonesia. Ini yang saya sebut sebagai nilai tambah," kata Ali.
Berdasarkan Undang - Undang Nomor 3 Tahun 2022, untuk mewujudkan kota yang berkelanjutan dan mudah diakses, hierarki transportasi umum yang terintegrasi diusulkan untuk menunjukkan angkutan massal berkualitas tinggi dan dapat menjadi tulang punggung semua layanan mobilitas.
Hierarki transportasi umum terdiri atas berbagai jenis layanan yang menangani kebutuhan mobilitas tertentu. Hierarki transportasi umum mendukung rencana tersebut dan membantu memaksimalkan pilihan mobilitas melalui berbagai moda dan konektivitas tanpa batas di mana salah satunya yakni koridor tersier.
Koridor tersier akan membantu memenuhi kebutuhan tingkat lokal dan intrakomunitas dan memungkinkan konektivitas jarak tujuan awal dan akhir ((first/ last mile) ke jaringan primer dan sekunder. Koridor ini termasuk bus pengumpan, angkutan kendaraan yang terhubung dan otonom atau connected autonomous vehicle (CAV), layanan first/ last mile lainnya, dan jaringan pusat mobilitas.
Pewarta : Aji Cakti
Editor : Edy Supriyadi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
OIKN sebut kawasan perkantoran pemerintah di IKN tuntas pada Juni 2025
23 April 2025 14:25 WIB, 2025
Otorita IKN catat total investasi swasta ke sektor hiburan senilai Rp20 triliun
03 September 2023 17:11 WIB, 2023
Menteri PUPR sebut Istana Negara di IKN belum siap "groundbreaking" pada Agustus 2022
18 August 2022 12:57 WIB, 2022
Presiden Jokowi boyong Kepala dan Wakil Otorita IKN ke titik nol Nusantara
13 March 2022 12:46 WIB, 2022
Dhony Rahajoe bertemu Jokowi di BSD, diberi tugas sebagai Wakil Kepala Otorita IKN
10 March 2022 20:53 WIB, 2022
Terpopuler - Seputar Daerah
Lihat Juga
Dompet Dhuafa Sulsel dan Keikta salurkan paket buka puasa untuk penyintas kebakaran
18 March 2026 10:14 WIB
Anak-anak terdampak bencana banjir di Aceh ikuti Pesantren Kilat Dompet Dhuafa
18 March 2026 10:05 WIB
Dompet Dhuafa Jawa Tengah bersama Dishub Semarang berbagi paket buka puasa dan sembako
08 March 2026 11:26 WIB