Bandarlampung (ANTARA) - Kepolisian Polda (Polda) Lampung membentuk tim khusus guna mengusut peristiwa meninggalnya siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) di Kemiling yang diduga kelelahan usai apel siang.

"Kami segera bentuk tim khusus guna mencari titik terang peristiwa meninggalnya siswa di SPN Kemiling Polda Lampung," kata Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika, dalam keterangan yang diterima di Bandarlampung, Senin.

Ia menjelaskan bahwa tim ini akan bertugas untuk melakukan penyelidikan secara mendalam tentang terjadinya peristiwa tersebut dan kegiatan ini akan dilakukan secara transparan.

"Apapun hasilnya akan disampaikan ke publik," kata dia.

Kapolda Irjen Pol Helmy Santika membentuk tim menunjuk Wakapolda Lampung Brigjen Pol Umar Effendi selaku ketua tim khusus guna mencari titik terang dalam kejadian itu.

"Wakapolda Lampung itu akan dibantu Irwasda, Direskrimum, Karo SDM, Kabid Propam dan Kabid Dokkes sebagai anggota tim khusus tersebut," kata dia.

Diketahui siswa SPN Kemiling Advent Pratama Telaumbauna meninggal dunia diduga karena kelelahan usai mengikuti apel siang di lapangan SPN Kemiling Polda Lampung saat mengikuti Pendidikan Bintara Polri.

Advent yang diduga mengalami kelelahan, sempat jatuh pingsan saat masih dalam barisan juga sudah sempat dilakukan pertolongan pertama dan dibawa ke rumah sakit, sebelum dinyatakan meninggal dunia.

 

Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2024