Petani karet di Muba, Sumsel tewas dililit ular
Jumat, 7 April 2023 21:05 WIB
Polisi mengamankan ular jenis sanca berukuran lebih dari tiga meter yang melilit tubuh seorang petani karet di Dusun V, Desa Sukajaya, Bayung Lencir, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat (7/4/2023) (ANTARA/HO-Satreskrim Polres Musi Banyuasin)
Sumatera Selatan (ANTARA) - Seorang petani karet di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, tewas akibat dililit ular jenis sanca berukuran lebih dari tiga meter saat berkebun.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Musi Banyuasin AKP Dwi Rio, Jumat, mengatakan korban merupakan seorang perempuan bernama Sangadah (53), warga Desa Sukajaya, Bayung Lencir, Musi Banyuasin.
Peristiwa tragis yang dialami korban tersebut berlangsung Jumat pagi sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu korban Sangadah pergi ke kebun karetnya di Dusun V, Desa Sukajaya seorang diri sebagaimana aktivitasnya sehari-hari.
Korban sempat bertegur sapa dengan para rekan seprofesi sebelum mulai menyadap karet di kebun masing-masing. Namun beberapa saat setelahnya rekan korban bernama Ngadiah mendengar suara jeritan keras meminta tolong dari arah kebun korban.
"Ternyata jeritan itu berasal dari korban, yang menurut Ngadiah, dia melihat tubuh korban terkapar di tanah dan dililit ular besar," kata dia.
Kemudian, saksi Ngadiah bergegas memanggil warga lainnya untuk menolong korban yang tampak mulai lemas tak sanggup berteriak.
Mendapat laporan tersebut, warga didampingi personel Babinkamtibmas dan Babinsa yang bertugas di kawasan tersebut bergegas memberikan pertolongan. Nahas, meski ular berhasil dijinakkan tapi warga di lokasi memastikan nyawa korban Sangadah tak tertolong.
Korban meninggal dunia dengan bekas lilitan ular ditemukan pada sekujur tubuhnya. Dari situ warga setempat pun terpaksa membunuh ular jenis sanca sawah berukuran lebih dari tiga meter tersebut.
Atas peristiwa itu kawasan kebun karet, tempat ditemukannya jasad korban, ditutup dengan garis polisi.
Dwi Rio mengimbau warga desa setempat untuk lebih waspada dan menghindari pergi berkebun seorang diri.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Musi Banyuasin AKP Dwi Rio, Jumat, mengatakan korban merupakan seorang perempuan bernama Sangadah (53), warga Desa Sukajaya, Bayung Lencir, Musi Banyuasin.
Peristiwa tragis yang dialami korban tersebut berlangsung Jumat pagi sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu korban Sangadah pergi ke kebun karetnya di Dusun V, Desa Sukajaya seorang diri sebagaimana aktivitasnya sehari-hari.
Korban sempat bertegur sapa dengan para rekan seprofesi sebelum mulai menyadap karet di kebun masing-masing. Namun beberapa saat setelahnya rekan korban bernama Ngadiah mendengar suara jeritan keras meminta tolong dari arah kebun korban.
"Ternyata jeritan itu berasal dari korban, yang menurut Ngadiah, dia melihat tubuh korban terkapar di tanah dan dililit ular besar," kata dia.
Kemudian, saksi Ngadiah bergegas memanggil warga lainnya untuk menolong korban yang tampak mulai lemas tak sanggup berteriak.
Mendapat laporan tersebut, warga didampingi personel Babinkamtibmas dan Babinsa yang bertugas di kawasan tersebut bergegas memberikan pertolongan. Nahas, meski ular berhasil dijinakkan tapi warga di lokasi memastikan nyawa korban Sangadah tak tertolong.
Korban meninggal dunia dengan bekas lilitan ular ditemukan pada sekujur tubuhnya. Dari situ warga setempat pun terpaksa membunuh ular jenis sanca sawah berukuran lebih dari tiga meter tersebut.
Atas peristiwa itu kawasan kebun karet, tempat ditemukannya jasad korban, ditutup dengan garis polisi.
Dwi Rio mengimbau warga desa setempat untuk lebih waspada dan menghindari pergi berkebun seorang diri.
Pewarta : Muhammad Riezko Bima Elko
Editor : Edy Supriyadi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Basarnas temukan korban kecelakaan perahu ketek di Sungai Sugihan Banyuasin
27 February 2024 14:50 WIB, 2024
Langgar aturan, Pertamina hentikan pasokan solar ke satu SPBU di Banyuasin
10 January 2024 13:18 WIB, 2024
Polisi buru pelaku pembunuhan satu keluarga di Musi Banyuasin Sumsel
21 December 2023 10:32 WIB, 2023
Terpopuler - Sumbagsel
Lihat Juga
Wali Kota Prabumulih Sumsel terancam sanksi teguran tertulis dari Kemendagri
18 September 2025 20:15 WIB
Pemerintah gerak cepat tangani kasus dua balita cacingan di Seluma Bengkulu
18 September 2025 5:34 WIB
Ratusan rekening penerima bansos di Rejang Lebong terindikasi untuk judol
10 September 2025 5:35 WIB