Bandarlampung ingatkan peternak unggas terapkan biosecurity
Rabu, 8 Maret 2023 16:36 WIB
Ilustrasi - Unggas peliharaan warga. (ANTARA/HO)
Bandarlampung (ANTARA) -
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung mengingatkan para peternak unggas di kota setempat untuk menerapkan biosecurity guna mengantisipasi penularan virus flu burung.
"Meski belum ada kasus flu burung di Bandarlampung tapi penerapan biosecurity masih harus diterapkan guna mencegah adanya penularan," kata Kasi Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Pertanian Kota Bandarlampung M Rifki, di Bandarlampung, Rabu.
Ia mengatakan bahwa virus flu burung ini bersifat zoonosis atau penyakit yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia ataupun sebaliknya, sehingga memang guna mencegah penularannya harus memperhatikan tiga sisi dari kesehatan lingkungan, satwa liar dan peternakannya.
Kemudian, lanjut dia, yang perlu menjadi perhatian juga bahwa berdasarkan informasi yang didapatkan bahwa penularan virus flu burung varian baru ini, selain dari unggas ternak, juga dapat ada di unggas liar.
"Jadi, kalau unggas di peternakan sudah divaksinasi, kemudian juga telah melakukan penerapan biosecurity, mungkin yang kami antisipasi ke depan yakni pergerakan satwa liar. Itu yang perlu diperhatikan. Koordinasi nanti lebih ke lintas sektor kehutanan dan satwa liar," kata dia.
Dia mengatakan bahwa apabila memang ke depan terdapat kasus unggas yang diduga terkena flu burung, tindakan yang akan dilakukan yakni mengambil sampel untuk dikonfirmasi ke laboratorium guna memastikannya.
"Kemudian kami juga akan melakukan penyemprotan disinfektan ketika ditemukan hewan ternak mati atau kasus flu burung," kata dia.
Ia pun mengimbau kepada para peternak unggas untuk terus waspada sebab virus flu burung tingkat kematiannya cukup tinggi, dan juga penyebarannya cepat.
"Kemudian, ketika ada manusia dengan gejala flu dan di sekitarnya terdapat kondisi kematian ternak, maka jalur koordinasi nya sudah ada, kami bekerjasama dengan dinkes dalam pemeriksaan masyarakat, siapa yang kontak, dan gejala flunya," kata dia.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung mengingatkan para peternak unggas di kota setempat untuk menerapkan biosecurity guna mengantisipasi penularan virus flu burung.
"Meski belum ada kasus flu burung di Bandarlampung tapi penerapan biosecurity masih harus diterapkan guna mencegah adanya penularan," kata Kasi Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Pertanian Kota Bandarlampung M Rifki, di Bandarlampung, Rabu.
Ia mengatakan bahwa virus flu burung ini bersifat zoonosis atau penyakit yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia ataupun sebaliknya, sehingga memang guna mencegah penularannya harus memperhatikan tiga sisi dari kesehatan lingkungan, satwa liar dan peternakannya.
Kemudian, lanjut dia, yang perlu menjadi perhatian juga bahwa berdasarkan informasi yang didapatkan bahwa penularan virus flu burung varian baru ini, selain dari unggas ternak, juga dapat ada di unggas liar.
"Jadi, kalau unggas di peternakan sudah divaksinasi, kemudian juga telah melakukan penerapan biosecurity, mungkin yang kami antisipasi ke depan yakni pergerakan satwa liar. Itu yang perlu diperhatikan. Koordinasi nanti lebih ke lintas sektor kehutanan dan satwa liar," kata dia.
Dia mengatakan bahwa apabila memang ke depan terdapat kasus unggas yang diduga terkena flu burung, tindakan yang akan dilakukan yakni mengambil sampel untuk dikonfirmasi ke laboratorium guna memastikannya.
"Kemudian kami juga akan melakukan penyemprotan disinfektan ketika ditemukan hewan ternak mati atau kasus flu burung," kata dia.
Ia pun mengimbau kepada para peternak unggas untuk terus waspada sebab virus flu burung tingkat kematiannya cukup tinggi, dan juga penyebarannya cepat.
"Kemudian, ketika ada manusia dengan gejala flu dan di sekitarnya terdapat kondisi kematian ternak, maka jalur koordinasi nya sudah ada, kami bekerjasama dengan dinkes dalam pemeriksaan masyarakat, siapa yang kontak, dan gejala flunya," kata dia.
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor : Agus Wira Sukarta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Satgas Saber Pangan sebut harga bahan pokok di Lampung Tengah relatif stabil
09 February 2026 9:11 WIB
Menteri PPPA kecam kekerasan dan pelecehan terhadap perempuan di masjid Lampung
06 November 2025 13:06 WIB
BRI Finance dan Kejari Bandarlampung sepakat perkuat sinergi lintas sektor
11 October 2025 19:24 WIB
BRI Region 5 Bandar Lampung dukung ekonomi desa melalui agen BRILink KDMP Bumisari
20 September 2025 14:13 WIB
FIFGROUP gelar hajatan untuk dekatkan layanan ke masyarakat di Bandar Jaya
13 September 2025 17:41 WIB
Terpopuler - Bandarlampung
Lihat Juga
Anggota DPR lakukan sosialisasi empat pilar di SMA Negeri 11 Bandarlampung
12 February 2026 18:17 WIB