Pelajar SMK Budi Utomo di Jombang merakit mobil listrik bertenaga surya
Minggu, 25 Desember 2022 14:00 WIB
Pelajar SMK Budi Utomo Desa Gadingmangu, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Ahad (25/12/2022) mengemudikan mobil listrik bertenaga surya hasil rakitan sendiri, sehingga bisa lebih irit penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dalam menjalankan kendaraannya. FOTO ANTARA/ HO-SMK Budi Utomo Jombang
Jombang, Jatim (ANTARA) - Pelajar SMK Budi Utomo, Desa Gadingmangu, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, berhasil merakit mobil listrik bertenaga surya sehingga bisa lebih irit penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dalam menjalankan kendaraannya.
Ketua Yayasan Pendidikan Budi Utomo Gadingmangu Perak, Kabupaten Jombang, Wildy Istimror di Jombang, Ahad mengemukakan pembuatan mobil listrik tenaga surya tersebut dilakukan untuk mengasah keterampilan anak-anak. Terlebih lagi di era sekarang ini mobil listrik sudah mulai banyak dibuat.
"Kami bertujuan memberikan keterampilan terbaik membantu anak-anak. Di zaman ini, teknologi terbaru adalah tenaga surya," katanya.
Ia pun optimistis dengan bekal keterampilan yang diberikan kepada anak-anak, mereka juga menjadi lebih terampil.
"Kami yakin anak anak sudah punya keterampilan untuk mendesain, merakit dan bangun sebuah mobil listrik, berati mereka sudah melakukan kegiatan dan keterampilan yang sesuai dengan teknologi saat ini yang ada di dunia ini," katanya.
Untuk saat ini, pihaknya juga masih fokus memberikan pembelajaran kepada anak-anak tersebut. Mobil dibuat sebagai bahan edukasi dan belum ada rencana produksi massal.
Namun, kata Wildy Istimror, rencananya juga akan dibuat satu unit mobil lagi sebagai penyempurna dari mobil sebelumnya.
Sementara itu, Dika Dwi Darmawan, siswa SMK Budi Utomo Gadingmangu, Jombang, yang merupakan salah satu tim pembuat mobil listrik tenaga surya tersebut menjelaskan bahwa mobil yang dibuat ini lebih ramah lingkungan dan hemat bahan bakar minyak (BBM).
"Mobil ini menggunakan tenaga surya untuk suplai pengisian baterainya. Keunggulannya tidak menggunakan BBM, jadi tidak harus ke pom bensin (SPBU)," kata dia.
Ia juga menjelaskan, operasional mobil ini tidak sulit. Mobil bisa diisi dayanya dengan panel khusus yang telah dibuat.
"Ini mudah diakses. Bisa diisi baterai ketika mobil berhenti dan bisa dipakai ketika panel dimatikan. Baterai saat penuh itu 64,8 volt dan bisa daya sekitar 60 kilometer," kata dia.
Mobil tersebut dipamerkan dan dilakukan uji coba dalam acara mini expo SMK di Jombang. Walaupun rakitan mobil sederhana, kendaraan tersebut tetap bisa melaju dengan baik.
Ketua Yayasan Pendidikan Budi Utomo Gadingmangu Perak, Kabupaten Jombang, Wildy Istimror di Jombang, Ahad mengemukakan pembuatan mobil listrik tenaga surya tersebut dilakukan untuk mengasah keterampilan anak-anak. Terlebih lagi di era sekarang ini mobil listrik sudah mulai banyak dibuat.
"Kami bertujuan memberikan keterampilan terbaik membantu anak-anak. Di zaman ini, teknologi terbaru adalah tenaga surya," katanya.
Ia pun optimistis dengan bekal keterampilan yang diberikan kepada anak-anak, mereka juga menjadi lebih terampil.
"Kami yakin anak anak sudah punya keterampilan untuk mendesain, merakit dan bangun sebuah mobil listrik, berati mereka sudah melakukan kegiatan dan keterampilan yang sesuai dengan teknologi saat ini yang ada di dunia ini," katanya.
Untuk saat ini, pihaknya juga masih fokus memberikan pembelajaran kepada anak-anak tersebut. Mobil dibuat sebagai bahan edukasi dan belum ada rencana produksi massal.
Namun, kata Wildy Istimror, rencananya juga akan dibuat satu unit mobil lagi sebagai penyempurna dari mobil sebelumnya.
Sementara itu, Dika Dwi Darmawan, siswa SMK Budi Utomo Gadingmangu, Jombang, yang merupakan salah satu tim pembuat mobil listrik tenaga surya tersebut menjelaskan bahwa mobil yang dibuat ini lebih ramah lingkungan dan hemat bahan bakar minyak (BBM).
"Mobil ini menggunakan tenaga surya untuk suplai pengisian baterainya. Keunggulannya tidak menggunakan BBM, jadi tidak harus ke pom bensin (SPBU)," kata dia.
Ia juga menjelaskan, operasional mobil ini tidak sulit. Mobil bisa diisi dayanya dengan panel khusus yang telah dibuat.
"Ini mudah diakses. Bisa diisi baterai ketika mobil berhenti dan bisa dipakai ketika panel dimatikan. Baterai saat penuh itu 64,8 volt dan bisa daya sekitar 60 kilometer," kata dia.
Mobil tersebut dipamerkan dan dilakukan uji coba dalam acara mini expo SMK di Jombang. Walaupun rakitan mobil sederhana, kendaraan tersebut tetap bisa melaju dengan baik.
Pewarta : Asmaul Chusna
Editor : Agus Wira Sukarta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PLN Lampung hadirkan sambungan listrik gratis untuk 34 keluarga prasejahtera
06 March 2026 13:32 WIB
Termasuk Toyota dan Honda, deretan mobil baru akan ditampilkan di IIMS 2026
27 January 2026 21:38 WIB
Terpopuler - Otomotif
Lihat Juga
Program Daifit, sembilan konsumen Daihatsu dapat kesempatan undian umroh
07 March 2024 22:41 WIB, 2024
Airlangga targetkan 200.000 mobil listrik terjual di Indonesia tiap tahun
06 February 2024 5:27 WIB, 2024