Sumbar ekspor satu ton bumbu rendang ke Jerman
Kamis, 28 Juli 2022 13:48 WIB
Seorang pekerja mengeringkan rendang daging sapi yang dimasak menggunakan tungku, di rumah randang Rajo-rajo, di Padang, Sumatera Barat, Rabu (11/4). Hasil pengolahan rendang secara tradisional menggunakan tungku dan kayu bakar tersebut banyak diminati karena rasanya yang empuk dan khas hingga bumbu menjadi hitam. (ANTARA/Iggoy el Fitra)
Padang (ANTARA) - Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, Dapur Mutiara mengekspor satu ton bumbu rendang dengan tiga varian berdasarkan tingkat kepedasan ke Hamburg, Jerman.
"Sebelumnya rendang sudah pernah juga dikirim ke Eropa," kata Gubernur Sumbar Mahyeldi saat melepas pengiriman bumbu rendang di Padang, Sumbar, Rabu
Ia mengatakan Pemprov Sumbar memberikan dukungan penuh untuk produk-produk UMKM yang bisa menembus pasar luar negeri.
"Yang paling berat untuk ekspor produk ini bagi UMKM adalah biaya pengiriman yang kabarnya sampai Rp50 juta. Kita akan bantu biaya pengiriman ini sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kemajuan UMKM Sumbar," katanya.
"Bumbu rendang membutuhkan banyak rempah dan bumbu. Ini tentu akan memiliki efek domino terhadap produk lain. Lengkuas, serai, santan kelapa dan bumbu lain dibutuhkan untuk memastikan ketersediaan stok. Maka, akan terbuka peluang perkebunan skala besar pula," ujarnya.
Ke depan, Pemprov Sumbar akan terus mengupayakan agar produk UMKM terutama rendang benar-benar bisa mendunia. Modalnya adalah diaspora Minang yang tersebar hampir di seluruh pelosok dunia.
"Sekarang kita tengah menjajaki pasar Australia. Kita cari orang Minang yang punya peternakan sapi di sana. Kita kirimkan bumbu rendang dari Sumbar. Nanti, rendangnya dibuat oleh orang Minang. Maka, meski dibuat di luar negeri, maka keotentikannya tetap terjaga," ujarnya.
Diaspora Minang di Hamburg, Jerman, Budi Indra menyebutkan awal mula ekspor bumbu rendang ke Jerman itu karena kerinduan warga Indonesia di Jerman, tidak hanya orang Minang, terhadap kuliner rendang.
"Jadi, dulu kami pernah membawa rendang ke Hamburg. Dibagi-bagikan pada masyarakat Indonesia di sana. Ternyata semua suka. Lalu, mereka ingin makan rendang lagi. Maka dari situ, muncul ide untuk membuka bisnis rendang di Jerman," ujarnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: UMKM Sumbar ekspor satu ton bumbu rendang ke Jerman
"Sebelumnya rendang sudah pernah juga dikirim ke Eropa," kata Gubernur Sumbar Mahyeldi saat melepas pengiriman bumbu rendang di Padang, Sumbar, Rabu
Ia mengatakan Pemprov Sumbar memberikan dukungan penuh untuk produk-produk UMKM yang bisa menembus pasar luar negeri.
"Yang paling berat untuk ekspor produk ini bagi UMKM adalah biaya pengiriman yang kabarnya sampai Rp50 juta. Kita akan bantu biaya pengiriman ini sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kemajuan UMKM Sumbar," katanya.
"Bumbu rendang membutuhkan banyak rempah dan bumbu. Ini tentu akan memiliki efek domino terhadap produk lain. Lengkuas, serai, santan kelapa dan bumbu lain dibutuhkan untuk memastikan ketersediaan stok. Maka, akan terbuka peluang perkebunan skala besar pula," ujarnya.
Ke depan, Pemprov Sumbar akan terus mengupayakan agar produk UMKM terutama rendang benar-benar bisa mendunia. Modalnya adalah diaspora Minang yang tersebar hampir di seluruh pelosok dunia.
"Sekarang kita tengah menjajaki pasar Australia. Kita cari orang Minang yang punya peternakan sapi di sana. Kita kirimkan bumbu rendang dari Sumbar. Nanti, rendangnya dibuat oleh orang Minang. Maka, meski dibuat di luar negeri, maka keotentikannya tetap terjaga," ujarnya.
Diaspora Minang di Hamburg, Jerman, Budi Indra menyebutkan awal mula ekspor bumbu rendang ke Jerman itu karena kerinduan warga Indonesia di Jerman, tidak hanya orang Minang, terhadap kuliner rendang.
"Jadi, dulu kami pernah membawa rendang ke Hamburg. Dibagi-bagikan pada masyarakat Indonesia di sana. Ternyata semua suka. Lalu, mereka ingin makan rendang lagi. Maka dari situ, muncul ide untuk membuka bisnis rendang di Jerman," ujarnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: UMKM Sumbar ekspor satu ton bumbu rendang ke Jerman
Pewarta : Miko Elfisha
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dompet Dhuafa-Jamaah Masjid Al-Anshor Pekanbaru kirim paket rendang untuk penyintas bencana Sumatera
29 December 2025 7:30 WIB
Kolaborasi Jiwa Toast dan Lord Adi hadirkan dua menu baru khas nusantara
09 January 2022 9:03 WIB, 2022
Bank Nagari kirimkan 200 kilogram rendang untuk warga korban banjir bandang di NTT
14 April 2021 12:57 WIB, 2021
Terpopuler - Kuliner
Lihat Juga
Akar Hotel dan Resort gelar "seasson of test" menu spesial Imlek dan Ramadan
31 January 2026 6:11 WIB
Iftar Ramadhan di Emersia Hotel dan Resort hanya Rp245.000 bisa makan sepuasnya
11 March 2025 8:46 WIB
Santika Indonesia Hotels dan Resorts bagi puluhan hadiah di Ramadhan Exclusive Sale
04 March 2025 9:48 WIB
Bukber sambil berbagi: Saung Kabayan Golden Tulip Springhill donasikan pembelian ke panti asuhan
03 March 2025 10:44 WIB