Menhub minta pemudik pulang setelah puncak arus balik cegah penumpukan
Sabtu, 7 Mei 2022 16:53 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi tengah berbincang dengan pemudik sepeda motor saat meninjau arus balik di Pelabuhan Panjang. Bandarlampung, Sabtu (7/5/2022). ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.
Bandarlampung (ANTARA) - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengajak pemudik untuk pulang kembali ke daerah asal setelah puncak arus balik pada Ahad, 8 Mei 2022, untuk mencegah penumpukan kendaraan.
"Saya ingin menyampaikan bahwa pergerakan masyarakat pengguna kapal penyeberangan hingga saat ini baru 37 persen," ujar Budi Karya Sumadi, di Bandarlampung, Sabtu.
Ia mengatakan, dengan jumlah pergerakan pemudik pada arus balik hanya 37 persen, maka diperkirakan pemudik akan menyeberang dalam 1-2 hari ke depan.
"Jadi asumsinya ada kecenderungan 63 persen pemudik yang belum pulang dan akan menyeberang dalam 1-2 hari ini, sehingga masyarakat mari kita tunda dulu kepulangan. Bisa kembali ke daerah tujuan setelah tanggal 8 Mei ini saja untuk mencegah penumpukan pada arus balik," ucapnya.
Dia melanjutkan, bagi pekerja tidak perlu khawatir untuk menunda kepulangan, guna mencegah penumpukan kendaraan di pelabuhan penyeberangan.
"Tidak perlu khawatir untuk menunda pulang sampai Senin atau Selasa, sebab pemerintah sudah memperbolehkan adanya pengajuan cuti tambahan, lalu anak sekolah pun masih daring," katanya.
Menurutnya, pemudik dari Pulau Sumatera yang hendak kembali pulang ke Pulau Jawa diharapkan dapat menunda kepulangan hingga sehari setelah puncak arus balik agar pemudik lebih nyaman dan mudik aman.
"Yang dari Lampung, Sumatera Selatan dan daerah di Sumatera tunda dahulu pulang pada puncak arus balik ini yang terus kita informasikan, karena kalau kembali besok tentu akan padat dan memakan waktu lama," tambahnya.
"Saya ingin menyampaikan bahwa pergerakan masyarakat pengguna kapal penyeberangan hingga saat ini baru 37 persen," ujar Budi Karya Sumadi, di Bandarlampung, Sabtu.
Ia mengatakan, dengan jumlah pergerakan pemudik pada arus balik hanya 37 persen, maka diperkirakan pemudik akan menyeberang dalam 1-2 hari ke depan.
"Jadi asumsinya ada kecenderungan 63 persen pemudik yang belum pulang dan akan menyeberang dalam 1-2 hari ini, sehingga masyarakat mari kita tunda dulu kepulangan. Bisa kembali ke daerah tujuan setelah tanggal 8 Mei ini saja untuk mencegah penumpukan pada arus balik," ucapnya.
Dia melanjutkan, bagi pekerja tidak perlu khawatir untuk menunda kepulangan, guna mencegah penumpukan kendaraan di pelabuhan penyeberangan.
"Tidak perlu khawatir untuk menunda pulang sampai Senin atau Selasa, sebab pemerintah sudah memperbolehkan adanya pengajuan cuti tambahan, lalu anak sekolah pun masih daring," katanya.
Menurutnya, pemudik dari Pulau Sumatera yang hendak kembali pulang ke Pulau Jawa diharapkan dapat menunda kepulangan hingga sehari setelah puncak arus balik agar pemudik lebih nyaman dan mudik aman.
"Yang dari Lampung, Sumatera Selatan dan daerah di Sumatera tunda dahulu pulang pada puncak arus balik ini yang terus kita informasikan, karena kalau kembali besok tentu akan padat dan memakan waktu lama," tambahnya.
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor : Edy Supriyadi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kejati Lampung tetapkan tiga tersangka korupsi pada Sekretariat DPRD Lampung Utara 2022
13 January 2026 10:18 WIB
Saptoyogo lawan rasa sakit demi emas pertama Indonesia di Asian Para Games 2022
23 October 2023 18:37 WIB, 2023
Terpopuler - Transportasi
Lihat Juga
H-28 Lebaran, pemesanan tiket kapal feri Sumatera-Jawa-Bali alami peningkatan
25 March 2023 11:31 WIB, 2023
Divre IV Tanjungkarang berkomitmen sediakan tiket angkutan lebaran dengan transparan
24 March 2023 14:08 WIB, 2023
Garuda Indonesia beri diskon harga tiket di GOTF 2023 guna dongkrak pariwisata
21 March 2023 13:59 WIB, 2023
Sambut Hari Raya Nyepi 2023, penyeberangan Jawa-Bali-Lombok ditutup sementara
21 March 2023 9:57 WIB, 2023
Angkasa Pura I layani 4,8 juta penumpang di 15 bandara selama Februari 2023
20 March 2023 12:20 WIB, 2023
Erick sebut aksi korporasi Jasa Marga konsolidasikan kekuatan operator tol
20 March 2023 12:18 WIB, 2023