Intel luncurkan chip khusus untuk kegiatan di blockchain
Minggu, 13 Februari 2022 12:00 WIB
Logo pembuat chip AS Intel Corp terlihat di "smart bulding" di Petah Tikva, dekat Tel Aviv, Israel, pada Minggu (15/12/2019). ANTARA/REUTERS/Amir Cohen/am.
Jakarta (ANTARA) - Intel meluncurkan chip yang dirancang khusus untuk kegiatan di blockchain, seperti menambang mata uang kripto dan membuat non-fungible token.
Chip blockchain buatan Intel, dikutip dari Reuters, Minggu, akan tersedia tahun ini. Perusahaan yang akan menggunakan semikonduktor ini antara lain Block Inc, perusahaan yang didirikan mantan CEO Twitter Jack Dorsey.
Intel mengatakan chip ini hemat energi dan bisa mempercepat tugas-tugas yang berjalan di blockchain, yang biasanya membutuhkan daya sangat besar.
Intel juga membuat divisi baru untuk mempertajam fokus mereka pada blockchain, yaitu grup komputasi kustom, yang berada di dalam unit bisnis sistem komputasi dan grafis terakselerasi.
Blockchain berfungsi sebagai buku besar, ledger, berisi rekam transaksi dari sebuah jejaring komputer. Teknologi ini berkembang pesat sejak beberapa tahun belakangan.
Perkembangan teknologi blockchain juga berdampak pada Web3 dan NFT, yang menggunakan sistem desentralisasi.
Selain Intel, produsen chip Nvidia juga memiliki chip khusus untuk menambang mata uang kripto Ethereum.
Chip blockchain buatan Intel, dikutip dari Reuters, Minggu, akan tersedia tahun ini. Perusahaan yang akan menggunakan semikonduktor ini antara lain Block Inc, perusahaan yang didirikan mantan CEO Twitter Jack Dorsey.
Intel mengatakan chip ini hemat energi dan bisa mempercepat tugas-tugas yang berjalan di blockchain, yang biasanya membutuhkan daya sangat besar.
Intel juga membuat divisi baru untuk mempertajam fokus mereka pada blockchain, yaitu grup komputasi kustom, yang berada di dalam unit bisnis sistem komputasi dan grafis terakselerasi.
Blockchain berfungsi sebagai buku besar, ledger, berisi rekam transaksi dari sebuah jejaring komputer. Teknologi ini berkembang pesat sejak beberapa tahun belakangan.
Perkembangan teknologi blockchain juga berdampak pada Web3 dan NFT, yang menggunakan sistem desentralisasi.
Selain Intel, produsen chip Nvidia juga memiliki chip khusus untuk menambang mata uang kripto Ethereum.
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Agus Wira Sukarta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim Unila ciptakan sistem teknologi "blockchain" untuk bantu pengawasan bansos
06 August 2025 12:06 WIB
Hindari penipuan pengguna, YouTube tawarkan ide verifikasi NFT yang dinilainya lebih efisien
11 February 2022 9:04 WIB, 2022
Terpopuler - Gadget
Lihat Juga
OPPO A6 Pro bisa dipakai untuk mengisi daya perangkat elektronik seperti powerbank
07 October 2025 19:55 WIB
Samsung debutkan Galaxy Tab S10 Lite secara global, yang diperkaya dengan fitur AI
12 September 2025 12:41 WIB