Sekda Lampung sebut pelatihan komcad ASN bersifat sukarela
Selasa, 4 Januari 2022 16:45 WIB
Dokumentasi- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung Fahrizal Darminto. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi
Bandarlampung (ANTARA) - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung Fahrizal Darminto mengatakan bahwa adanya pelatihan komponen cadangan (komcad) bagi aparatur sipil negara (ASN) bersifat sukarela.
"Komponen cadangan ini merupakan amanat undang-undang semua ditanggung negara, tetapi berbeda dengan wajib militer karena ini bersifat sukarela," ujar Fahrizal Darminto, di Bandarlampung, Selasa.
Ia mengatakan, pelatihan komponen cadangan tersebut menjadi salah satu bentuk mendisiplinkan ASN.
"Jadi komponen cadangan ini berbeda dengan wajib militer, sebab ini bentuknya hanya pelatihan. Ini juga dapat membangun rasa tanggung jawab dan disiplin bagi peserta yang ikut, salah satunya ASN," katanya pula.
Menurutnya, dari pelatihan ini selain membangun rasa tanggung jawab, dan disiplin, juga membangun wawasan kebangsaan serta melatih cara membangun komunikasi untuk menyatukan bangsa.
"Diharapkan dengan adanya pelatihan tersebut ASN ataupun profesi lainnya bisa lebih mendalami keahliannya untuk berperan mendukung pertahanan negara," ujarnya lagi.
Dia menyatakan pula, untuk di Lampung saat ini belum ada yang mendaftarkan diri, karena pendaftaran baru akan dibuka.
"Di Lampung belum ada yang mendaftar karena baru dibuka, tapi saat ini pendaftaran sedang dibuka jadi kalau ada yang mendaftarkan dipersilakan," katanya pula.
Sebelumnya, Menpan RB telah menerbitkan Surat Edaran Menpan RB No. 27/2021 yang membahas tentang Peran Serta Pegawai ASN Sebagai Komponen Cadangan dalam Mendukung Upaya Pertahanan Negara.
Baca juga: Kemhan: Komcad bukan wajib militer karena bersifat sukarela
Baca juga: Ketua Kwarcab Pramuka Pringsewu izinkan anggota ikut seleksi komponen cadangan pertahanan negara
"Komponen cadangan ini merupakan amanat undang-undang semua ditanggung negara, tetapi berbeda dengan wajib militer karena ini bersifat sukarela," ujar Fahrizal Darminto, di Bandarlampung, Selasa.
Ia mengatakan, pelatihan komponen cadangan tersebut menjadi salah satu bentuk mendisiplinkan ASN.
"Jadi komponen cadangan ini berbeda dengan wajib militer, sebab ini bentuknya hanya pelatihan. Ini juga dapat membangun rasa tanggung jawab dan disiplin bagi peserta yang ikut, salah satunya ASN," katanya pula.
Menurutnya, dari pelatihan ini selain membangun rasa tanggung jawab, dan disiplin, juga membangun wawasan kebangsaan serta melatih cara membangun komunikasi untuk menyatukan bangsa.
"Diharapkan dengan adanya pelatihan tersebut ASN ataupun profesi lainnya bisa lebih mendalami keahliannya untuk berperan mendukung pertahanan negara," ujarnya lagi.
Dia menyatakan pula, untuk di Lampung saat ini belum ada yang mendaftarkan diri, karena pendaftaran baru akan dibuka.
"Di Lampung belum ada yang mendaftar karena baru dibuka, tapi saat ini pendaftaran sedang dibuka jadi kalau ada yang mendaftarkan dipersilakan," katanya pula.
Sebelumnya, Menpan RB telah menerbitkan Surat Edaran Menpan RB No. 27/2021 yang membahas tentang Peran Serta Pegawai ASN Sebagai Komponen Cadangan dalam Mendukung Upaya Pertahanan Negara.
Baca juga: Kemhan: Komcad bukan wajib militer karena bersifat sukarela
Baca juga: Ketua Kwarcab Pramuka Pringsewu izinkan anggota ikut seleksi komponen cadangan pertahanan negara
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menteri PANRB pastikan layanan publik berjalan meski ASN ikut latihan komcad
25 February 2026 7:04 WIB
Terpopuler - Pemprov Lampung
Lihat Juga
Pemprov Lampung segera kembangkan Kawasan Industri Way Kanan untuk hilirisasi
24 April 2026 18:04 WIB