Nilai Rupiah pada Jumat melemah
Jumat, 5 November 2021 10:05 WIB
Teller Bank Mandiri menunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank Mandiri KCP Jakarta DPR. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/ama/pri.
Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi lanjut melemah masih tertekan efek pengumuman hasil rapat The Federal Reserve (The Fed) dini hari tadi.
Pada pukul 9.24 WIB, rupiah melemah 16 poin atau 0,11 persen ke posisi Rp14.382 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.366 per dolar AS.
"Nilai tukar rupiah masih berpeluang tertekan hari ini. Kebijakan tapering masih menjadi pertimbangan pasar," kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra saat dihubungi di Jakarta, Jumat.
Selain itu, lanjut Ariston, pasar juga menantikan data tenaga kerja AS pada Oktober versi pemerintah yang akan dirilis malam ini.
Data tersebut menjadi bahan pertimbangan bank sentral AS untuk menaikan suku bunga acuannya bila data semakin membaik.
Pada pukul 9.24 WIB, rupiah melemah 16 poin atau 0,11 persen ke posisi Rp14.382 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.366 per dolar AS.
"Nilai tukar rupiah masih berpeluang tertekan hari ini. Kebijakan tapering masih menjadi pertimbangan pasar," kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra saat dihubungi di Jakarta, Jumat.
Selain itu, lanjut Ariston, pasar juga menantikan data tenaga kerja AS pada Oktober versi pemerintah yang akan dirilis malam ini.
Data tersebut menjadi bahan pertimbangan bank sentral AS untuk menaikan suku bunga acuannya bila data semakin membaik.
Pewarta : Citro Atmoko
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK sita uang miliaran rupiah dan tiga kg emas dalam OTT di Ditjen Bea Cukai
05 February 2026 6:01 WIB
Terpopuler - Info Finansial/Bursa
Lihat Juga
DJBC catat penerimaan kepabeanan dan cukai Lampung Rp1,76 triliun di triwulan III
01 November 2025 18:05 WIB