BI mendukung pengembangan pariwisata di Dieng Banjarnegara
Kamis, 14 Oktober 2021 5:07 WIB
Andy F Noya saat memberikan motivasi dalam acara Ngobrol Santai Bersama Pegiat WIsata yang digelar KPw BI Purwokerto di Omah Budaya Dieng, Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Rabu (13/10/2021) malam. ANTARA/Sumarwoto
Banjarnegara (ANTARA) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw) Purwokerto memberikan dukungan terhadap pengembangan pariwisata di Kawasan Wisata Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
"Ini karena Dieng memiliki potensi yang besar. Beberapa pemerintah kabupaten juga minta," kata Kepala KPw BI Purwokerto Samsun Hadi saat acara Ngobrol Santai Bersama Pegiat Wisata di Omah Budaya Dieng, Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Rabu malam.
Akan tetapi, pihaknya harus melihat yang benar-benar bisa didorong potensinya dan kesiapan sekitar destinasi wisata.
Secara kebetulan, Dieng selain memiliki potensi dan kapasitas, penggerak atau pegiat wisatanya pun aktif.
Menurut dia, hal itu juga tidak hanya dilakukan untuk sektor pariwisata karena pihaknya juga mendorong sektor pertanian di Kabupaten Cilacap, budi daya kopi di Banjarnegara, dan sebagainya.
"Mana yang paling berpotensi, kami dorong," katanya menegaskan.
Acara Ngobrol Santai Bersama Pegiat Wisata yang menghadirkan pendiri startup BenihBaik.com Andy F Noya itu diisi dengan testimoni dari Alif Faozi selaku Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dieng Pandawa, Desa Dieng Kulon, dan Turno selaku pegiat Perlindungan Indikasi Geografis Banjarnegara yang juga petani kopi.
Dalam kesempatan itu, Ketua Pokdarwis Dieng Pandawa Alif Faozi menceriterakan awal terbentuknya desa wisata di Dieng Kulon hingga akhirnya berkembang pesat melalui kegiatan Dieng Culture Festival yang di dalamnya terdapat ritual pemotongan rambut gimbal dan pergelaran musik jaz dengan tajuk Jaz di Atas Awan.
Selain itu, dia juga memaparkan keterlibatan KPw BI Purwokerto dalam pengembangan pariwisata di Dieng.
"Saat ini, para pelaku wisata mulai menerapkan sistem pembayaran nontunai berkat bimbingan dari BI," katanya.
Sementara itu, pegiat Perlindungan Indikasi Geografis Banjarnegara Turno menceritakan pengalamannya dalam membudidayakan kopi di desanya saat sebelum maupun sesudah mendapatkan pendampingan dari KPw BI Purwokerto.
Ia mengaku berkat bimbingan dari BI, budi daya kopi di Babadan berkembang pesat, bahkan sudah banyak permintaan konsumen di luar negeri.
Terkait dengan testimoni yang disampaikan Alif Fauzi maupun Turno, pendiri startup BenihBaik.com Andy F Noya memberikan motivasi agar mereka tetap bersemangat dalam mengembangkan usahanya.
Dia pun mencontohkan pengalaman salah seorang rekannya, Dynand Fariz yang menggagas pergelaran Jember Fashion Carnaval.
"Awalnya, Dynand punya mimpi besar tentang Jember. Di situ saya melihat bagaimana penggerak bangkitnya pariwisata dari individu, ini local hero-nya," kata presenter salah satu acara televisi swasta nasional itu.
Atas kegigihan Dynand dalam upayanya untuk menggelar acara tersebut, kata dia, Jember yang dulu tidak ada apa-apanya, saat sekarang pariwisata dan industri fesyennya maju.
"Ini karena Dieng memiliki potensi yang besar. Beberapa pemerintah kabupaten juga minta," kata Kepala KPw BI Purwokerto Samsun Hadi saat acara Ngobrol Santai Bersama Pegiat Wisata di Omah Budaya Dieng, Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Rabu malam.
Akan tetapi, pihaknya harus melihat yang benar-benar bisa didorong potensinya dan kesiapan sekitar destinasi wisata.
Secara kebetulan, Dieng selain memiliki potensi dan kapasitas, penggerak atau pegiat wisatanya pun aktif.
Menurut dia, hal itu juga tidak hanya dilakukan untuk sektor pariwisata karena pihaknya juga mendorong sektor pertanian di Kabupaten Cilacap, budi daya kopi di Banjarnegara, dan sebagainya.
"Mana yang paling berpotensi, kami dorong," katanya menegaskan.
Acara Ngobrol Santai Bersama Pegiat Wisata yang menghadirkan pendiri startup BenihBaik.com Andy F Noya itu diisi dengan testimoni dari Alif Faozi selaku Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dieng Pandawa, Desa Dieng Kulon, dan Turno selaku pegiat Perlindungan Indikasi Geografis Banjarnegara yang juga petani kopi.
Dalam kesempatan itu, Ketua Pokdarwis Dieng Pandawa Alif Faozi menceriterakan awal terbentuknya desa wisata di Dieng Kulon hingga akhirnya berkembang pesat melalui kegiatan Dieng Culture Festival yang di dalamnya terdapat ritual pemotongan rambut gimbal dan pergelaran musik jaz dengan tajuk Jaz di Atas Awan.
Selain itu, dia juga memaparkan keterlibatan KPw BI Purwokerto dalam pengembangan pariwisata di Dieng.
"Saat ini, para pelaku wisata mulai menerapkan sistem pembayaran nontunai berkat bimbingan dari BI," katanya.
Sementara itu, pegiat Perlindungan Indikasi Geografis Banjarnegara Turno menceritakan pengalamannya dalam membudidayakan kopi di desanya saat sebelum maupun sesudah mendapatkan pendampingan dari KPw BI Purwokerto.
Ia mengaku berkat bimbingan dari BI, budi daya kopi di Babadan berkembang pesat, bahkan sudah banyak permintaan konsumen di luar negeri.
Terkait dengan testimoni yang disampaikan Alif Fauzi maupun Turno, pendiri startup BenihBaik.com Andy F Noya memberikan motivasi agar mereka tetap bersemangat dalam mengembangkan usahanya.
Dia pun mencontohkan pengalaman salah seorang rekannya, Dynand Fariz yang menggagas pergelaran Jember Fashion Carnaval.
"Awalnya, Dynand punya mimpi besar tentang Jember. Di situ saya melihat bagaimana penggerak bangkitnya pariwisata dari individu, ini local hero-nya," kata presenter salah satu acara televisi swasta nasional itu.
Atas kegigihan Dynand dalam upayanya untuk menggelar acara tersebut, kata dia, Jember yang dulu tidak ada apa-apanya, saat sekarang pariwisata dan industri fesyennya maju.
Pewarta : Sumarwoto
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Nasrullah bersepeda dari Purwokerto ke Jakarta untuk hadiri kampanye AMIN
09 February 2024 19:15 WIB, 2024
Mahasiswa Unsoed meninggal dalam pendakian di Gunung Slamet Jawa Tengah
27 February 2023 8:28 WIB, 2023
Seorang penumpang KA diturunkan karena belum divaksinasi booster, ini tanggapan KAI
30 July 2022 13:26 WIB, 2022
Kata pengamat, wacana penundaan pemilu lebih memungkinkan dilakukan
25 February 2022 18:23 WIB, 2022
Mahasiswa UIN Prof Syaifuddin Zuhri Purwokerto memperkenalkan aplikasi game toleransi
28 November 2021 6:35 WIB, 2021
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Terjebak cuaca buruk, ratusan wisatawan sudah dievakuasi ke kapal Pelni dari Karimunjawa
28 December 2022 11:09 WIB, 2022
Lummay Villa and Resort, destinasi wisata berkonsep Eropa berpadu budaya Bali
27 December 2022 18:20 WIB, 2022
Ancol targetkan 430 ribu pengunjung pada libur Natal dan Tahun Baru 2023
25 December 2022 14:05 WIB, 2022
Menparekraf Sandiaga Uno luncurkan Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional
17 December 2022 10:46 WIB, 2022