Giorgio Chiellini malu trio Napoli dilecehkan
Rabu, 6 Oktober 2021 15:49 WIB
Pemain sepak bola Fiorentina Lucas Martinez melakukan selebrasi setelah mencetak gol pertama saat bertanding melawan Napoli dalam Serie A di Stadio Artemio Franchi, Florence, Italia, Minggu (3/10/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Jennifer Lorenzini/aww/cfo
Jakarta (ANTARA) - Bek Juventus Giorgio Chiellini merasa malu sebagai orang Italia karena pelecehan rasis yang ditujukan kepada para pemain Napoli oleh para penggemar Fiorentina, Minggu.
Dikutip dari Reuters, Rabu, bek Napoli Kalidou Koulibaly yang berkulit hitam mengatakan dirinya dilecehkan oleh penggemar Fiorentina, sementara Gazzetta dello Sport melaporkan, rekan satu timnya Victor Osimhen dan Andre-Frank Zambo Anguissa juga menjadi sasaran setelah kemenangan 2-1 mereka.
Napoli me-retweet pernyataan pemain asal Nigeria Osimhen tentang pelecehan tersebut, sementara Fiorentina mengutuk insiden itu.
Chiellini yang berbicara kepada wartawan menjelang pertandingan Italia melawan Spanyol pada Rabu mengatakan, pelecehan tersebut tidak dapat diterima.
“Kita butuh hukum dan aturan yang diterapkan, ini yang terpenting,” ujar Chiellini, dikutip dari laman resmi Reuters, Rabu.
"Saya malu sebagai orang Italia dan Tuscan, karena Italia bukan negara rasis bagi saya. Sesuatu yang lebih harus dilakukan, jika tidak dari luar, kita memberikan citra buruk tentang diri kita sendiri," tambah Chiellini.
Sepak bola Italia telah diganggu oleh rasisme.
Bulan lalu, jaksa membuka penyelidikan atas dugaan nyanyian rasis oleh pendukung Lazio yang ditujukan kepada gelandang AC Milan Tiemoue Bakayoko dan Franck Kessie, sementara Juventus mengeluarkan permintaan maaf setelah akun tim wanita mereka men-tweet gambar yang berisi gerakan rasis pada Agustus.
Dikutip dari Reuters, Rabu, bek Napoli Kalidou Koulibaly yang berkulit hitam mengatakan dirinya dilecehkan oleh penggemar Fiorentina, sementara Gazzetta dello Sport melaporkan, rekan satu timnya Victor Osimhen dan Andre-Frank Zambo Anguissa juga menjadi sasaran setelah kemenangan 2-1 mereka.
Napoli me-retweet pernyataan pemain asal Nigeria Osimhen tentang pelecehan tersebut, sementara Fiorentina mengutuk insiden itu.
Chiellini yang berbicara kepada wartawan menjelang pertandingan Italia melawan Spanyol pada Rabu mengatakan, pelecehan tersebut tidak dapat diterima.
“Kita butuh hukum dan aturan yang diterapkan, ini yang terpenting,” ujar Chiellini, dikutip dari laman resmi Reuters, Rabu.
"Saya malu sebagai orang Italia dan Tuscan, karena Italia bukan negara rasis bagi saya. Sesuatu yang lebih harus dilakukan, jika tidak dari luar, kita memberikan citra buruk tentang diri kita sendiri," tambah Chiellini.
Sepak bola Italia telah diganggu oleh rasisme.
Bulan lalu, jaksa membuka penyelidikan atas dugaan nyanyian rasis oleh pendukung Lazio yang ditujukan kepada gelandang AC Milan Tiemoue Bakayoko dan Franck Kessie, sementara Juventus mengeluarkan permintaan maaf setelah akun tim wanita mereka men-tweet gambar yang berisi gerakan rasis pada Agustus.
Pewarta : Gheovano Alfiqi/Fitri Supratiwi
Editor : Edy Supriyadi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
LIB kecam keras aksi rasisme terhadap pemain Malut United Yance dan Yakob Sayuri
06 May 2025 5:27 WIB
Timnas Argentina terima ejekan dari seluruh penonton usai insiden rasisme
25 July 2024 11:46 WIB, 2024
Pemerintah Argentina minta maaf ke Prancis buntut panjang rasisme pemain
20 July 2024 9:19 WIB, 2024
Real Madrid laporkan tindakan rasisme terhadap Vinicius ke Kejaksaan Spanyol
16 March 2024 9:56 WIB, 2024
Ucapkan yel-yel rasis, penggemar Fiorentina dihukum pengosongan tribun
08 November 2023 5:33 WIB, 2023