Facebook diperiksa di Italia terkait kacamata pintar
Minggu, 12 September 2021 8:42 WIB
Ilustrasi - Logo Facebook di layar komputer terpantul melalui layar gawai. (ANTARA/REUTERS/Thomas Hodel/am.)
Jakarta (ANTARA) - Lembaga pengawas perlindungan data di Italia meminta Facebook memberikan penjelasan tentang kacamata pintar yang baru diluncurkan, untuk melihat apakah produk tersebut mematuhi regulasi privasi di sana.
Garante, otoritas data pribadi Italia, menghubungi Komisi Perlindungan Data Irlandia untuk meminta klarifikasi Facebook, seperti diberitakan Reuters, Minggu. Facebook memiliki kantor di Irlandia sehingga berada di bawah pengawasan Irlandia.
Garante ingin mengetahui langkah apa yang dipakai Facebook untuk melindungi orang-orang yang terekam, terutama anak-anak.
Mereka juga ingin mengetahui sistem apa yang dipakai untuk mengumpulkan data secara anonim dan fitur asisten virtual yang tersambung ke kacamata tersebut.
Facebook baru saja meluncurkan kacamata pintar yang bisa digunakan untuk memutar musik, menjawab panggilan telepon, mengambil gambar atau video singkat kemudian membagikannya lewat media sosial milik Facebook.
Kacamata pintar ini dibuat bersama EssilorLuxottica, pembuat produk Ray-Ban.
Perwakilan Facebook, melalui keterangan resmi menyatakan akan menjawab pertanyaan Garante yang dilayangkan lewat Komisi Perlindungan Data Irlandia.
"Kami tahu orang-orang punya pertanyaan tentang teknologi terbaru, jadi, sebelum meluncurkan Ray-Ban Stories, kami berkomunikasi dengan Komisi Perlindungan Data Irlandia untuk memperlihatkan bagaimana kami membangun privasi ke dalam produk dan fungsi kacamata agar bisa memberi rasa tenang kepada pengguna dan orang-orang di sekelilingnya," kata Facebook.
Garante, otoritas data pribadi Italia, menghubungi Komisi Perlindungan Data Irlandia untuk meminta klarifikasi Facebook, seperti diberitakan Reuters, Minggu. Facebook memiliki kantor di Irlandia sehingga berada di bawah pengawasan Irlandia.
Garante ingin mengetahui langkah apa yang dipakai Facebook untuk melindungi orang-orang yang terekam, terutama anak-anak.
Mereka juga ingin mengetahui sistem apa yang dipakai untuk mengumpulkan data secara anonim dan fitur asisten virtual yang tersambung ke kacamata tersebut.
Facebook baru saja meluncurkan kacamata pintar yang bisa digunakan untuk memutar musik, menjawab panggilan telepon, mengambil gambar atau video singkat kemudian membagikannya lewat media sosial milik Facebook.
Kacamata pintar ini dibuat bersama EssilorLuxottica, pembuat produk Ray-Ban.
Perwakilan Facebook, melalui keterangan resmi menyatakan akan menjawab pertanyaan Garante yang dilayangkan lewat Komisi Perlindungan Data Irlandia.
"Kami tahu orang-orang punya pertanyaan tentang teknologi terbaru, jadi, sebelum meluncurkan Ray-Ban Stories, kami berkomunikasi dengan Komisi Perlindungan Data Irlandia untuk memperlihatkan bagaimana kami membangun privasi ke dalam produk dan fungsi kacamata agar bisa memberi rasa tenang kepada pengguna dan orang-orang di sekelilingnya," kata Facebook.
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Edy Supriyadi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ray Dalio bagikan pengalaman bentuk lembaga pengelola investasi di negara lain
08 March 2025 10:55 WIB
Kebun Raya Itera menjadi sarana edukasi dan konservasi tanaman langka
10 September 2024 8:33 WIB, 2024
Diberhentikan dengan tidak hormat, AKBP Jerry Raymond ajukan banding
12 September 2022 16:23 WIB, 2022
Terpopuler - Gadget
Lihat Juga
OPPO A6 Pro bisa dipakai untuk mengisi daya perangkat elektronik seperti powerbank
07 October 2025 19:55 WIB
Samsung debutkan Galaxy Tab S10 Lite secara global, yang diperkaya dengan fitur AI
12 September 2025 12:41 WIB