Palu (ANTARA) - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Gamal Abdul Kahar mengimbau warga di seluruh daerah di provinsi itu mewaspadai praktik pengelabuan digital atau phising di dunia maya yang kini tengah marak dan telah memakan korban.
"Pengelabuan digital atau yang lebih dikenal dengan istilah phising merupakan salah satu bentuk cyber crime yang bertujuan untuk mendapatkan informasi atau data seseorang dengan cara tindakan pengelabuan oleh oknum tidak bertanggung jawab," katanya di Kota Palu, Selasa.
Ia menerangkan data yang diperoleh biasanya akan digunakan untuk melakukan kejahatan, seperti peretasan akun untuk mendapatkan keuntungan.
Macam-macam bentuk pengelabuan digital di dunia maya antara lain, pertama menggunakan email. Email dapat berupa replika email yang terlihat sah dari sebuah lembaga atau institusi resmi yang dapat dikirim langsung kepada seseorang atau secara masif.
"Kedua, menggunakan website palsu. Pelaku pengelabuan digital di dunia maya biasanya memalsukan domain atau website sebuah organisasi atau perusahaan. Ketiga, menggunakan hotspot wireless fidelity (WIFI). Titik akses yang disamarkan sebagai WIFI untuk memperoleh data," ujarnya.
Keempat, Gamal mengatakan pelaku pengelabuan digital di dunia maya kerap menggunakan pesan singkat atau Short Message Service (SMS). Pengelabuan yang disamarkan melalui pesan singkat yang biasanya dilengkapi dengan sebuah link website.
"Kelima, menggunakan telepon. Pelaku biasanya menghubungi nomor telepon untuk meminta data dan informasi secara langsung, biasanya menyamar sebagai customer service sebuah perusahaan," ucapnya.
Agar tidak menjadi korban pengelabuan digital di dunia maya, Gamal menyebut masyarakat dapat melakukan sejumlah pencegah di antaranya jangan mengklik link yang dikirimkan melalui SMS atau email dari sumber yang tidak dikenal.
Kemudian pastikan hanya mengunjungi alamat situs yang resmi. Jangan pernah memberikan username, password atau kode One Time Password (OTP) kepada siapapun, termasuk pihak yang mengaku dari perbankan.
"Jangan menggunakan akses WIFI untuk bertransaksi keuangan. Aktifkan pengaman tambahan seperti Two Factor Authentication yang telah disediakan oleh platform yang anda gunakan. Terakhir lakukan konfirmasi kepada call center resmi lembaga terkait jika ada transaksi mencurigakan," tambahnya.
OJK imbau warga waspadai pengelabuan digital di dunia maya
Rabu, 8 September 2021 5:45 WIB
Kepala OJK Sulteng Gamal Abdul Kahar. ANTARA/Muhammad Arsyandi
Pewarta : Muhammad Arshandi
Editor : Edy Supriyadi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polri seleksi umur dan kesehatan 434.197 personel pengamanan Pemilu 2024
29 September 2023 8:13 WIB, 2023
Amankan Pemilu 2024, Polri kerahkan 434.197 personel pada Operasi Mantap Brata
27 September 2023 13:08 WIB, 2023
Kabid Humas Polda se-Indonesia dilatih komunikasi publik menangani krisis
26 May 2023 7:38 WIB, 2023
Terpopuler - Gadget
Lihat Juga
OPPO A6 Pro bisa dipakai untuk mengisi daya perangkat elektronik seperti powerbank
07 October 2025 19:55 WIB
Samsung debutkan Galaxy Tab S10 Lite secara global, yang diperkaya dengan fitur AI
12 September 2025 12:41 WIB