Inilah empat filter mobil yang perlu diperiksa usai perjalanan jauh
Minggu, 23 Mei 2021 15:14 WIB
Filter udara pada mesin mobil (ANTARA/Pixabay)
Jakarta (ANTARA) - Bagi masyarakat yang mendapatkan izin untuk mudik, akhir pekan ini merupakan hari terakhir arus balik Lebaran 2021 sebelum kembali bekerja pada Senin (24/5) besok.
Untuk itu, para pemilik mobil perlu memeriksa empat jenis filter yang berpotensi kotor usai kendaraan itu dipacu berjalan jauh ke kampung halaman, antara lain filter oli, filter udara, filter bahan bakar dan filter AC.
“Pastikan mobil yang telah dipakai libur Lebaran siap untuk kembali beraktivitas, termasuk empat filter yang memegang peran penting dalam menjaga performa kendaraan," kata Nur Imansyah Tara, Aftersales Division Head Auto2000 dalam siaran pers, Minggu.
Berikut ulasan empat jenis filter yang perlu diperiksa menurut Auto2000:
Filter Oli
Di antara semua filter, filter oli memiliki tugas paling berat dan krusial karena terkait langsung dengan kerja mesin. Filter oli bertugas memastikan oli mesin selalu dalam kondisi bersih dari segala bentuk kontaminasi, baik jelaga, serbuk metal, air, ataupun kotoran lain.
Jika tidak, proses pelumasan mesin tidak akan berjalan baik, bahkan bisa merusak komponen bergerak pada mesin.
Filter oli yang tersumbat kotoran membuat kinerjanya semakin menurun dan membahayakan sirkulasi oli. Untuk itu filter oli wajib diganti mengikuti jadwal servis berkala yakni setiap 10.000 km atau 6 bulan, mana yang tercapai lebih dahulu, untuk memastikan filter oli dapat menjalankan tugasnya melindungi mesin dengan baik.
Filter Udara
Filter udara menyaring partikel asing seperti debu agar tidak masuk ke dalam sistem injeksi dan ruang bakar mesin. Bila filter udara kotor terus dipakai, bisa menyebabkan tenaga mesin menurun bahkan bahan bakar menjadi boros.
Dalam jangka panjang bisa merusak komponen dan menurunkan usia pakai mesin. Untuk itu, komponen filter udara sebaiknya diganti setiap 40.000 km atau 2 tahun untuk mesin bensin, dan mesin diesel wajib diganti setiap 30.000 km atau 1,5 tahun (mana tercapai lebih dahulu/sesuai buku servis).
Ada beberapa mobil yang membutuhkan penggantian filter udara lebih cepat, seperti mobil yang sering digunakan di area proyek.
Filter Bahan Bakar
Filter ini berfungsi menyaring kotoran pada bahan bakar agar tidak ikut terbawa ke ruang bakar karena dapat menyumbat komponen di dalamnya. Jika terjadi sumbatan, mobil akan berjalan tersendat saat digunakan pada kecepatan tinggi karena aliran bahan bakar tidak lancar. Dalam jangka panjang akan merusak komponen mesin seperti injektor yang sangat halus dan presisi.
Filter bahan bakar juga menyaring air yang terkandung dalam bahan bakar sebab berpotensi menimbulkan karat di komponen mesin. Sebaiknya filter bahan bakar diganti setiap 80.000 km atau 4 tahun, mana yang tercapai lebih dahulu.
Filter AC
Bila filter AC kotor, maka udara yang diembuskan ke dalam kabin juga tidak bagus dan tidak sehat sebab AC mobil umumnya menganut sistem sirkulasi tertutup.
Debu, jamur, dan kotoran lain yang menumpuk pada filter dapat merusak evaporator dan menghambat proses pendinginan udara. Untuk itu, filter AC sebaiknya diganti setiap 10.000 km atau 6 bulan ketika perawatan berkala atau sesuai buku pedoman servis.
Baca juga: Arus kendaraan lalui Jalinsum belum ramai
Baca juga: 254.942 kendaraan lintasi tol ruas Bakauheni-Terbanggi Besar pada arus balik libur Idul Fitri
Untuk itu, para pemilik mobil perlu memeriksa empat jenis filter yang berpotensi kotor usai kendaraan itu dipacu berjalan jauh ke kampung halaman, antara lain filter oli, filter udara, filter bahan bakar dan filter AC.
“Pastikan mobil yang telah dipakai libur Lebaran siap untuk kembali beraktivitas, termasuk empat filter yang memegang peran penting dalam menjaga performa kendaraan," kata Nur Imansyah Tara, Aftersales Division Head Auto2000 dalam siaran pers, Minggu.
Berikut ulasan empat jenis filter yang perlu diperiksa menurut Auto2000:
Filter Oli
Di antara semua filter, filter oli memiliki tugas paling berat dan krusial karena terkait langsung dengan kerja mesin. Filter oli bertugas memastikan oli mesin selalu dalam kondisi bersih dari segala bentuk kontaminasi, baik jelaga, serbuk metal, air, ataupun kotoran lain.
Jika tidak, proses pelumasan mesin tidak akan berjalan baik, bahkan bisa merusak komponen bergerak pada mesin.
Filter oli yang tersumbat kotoran membuat kinerjanya semakin menurun dan membahayakan sirkulasi oli. Untuk itu filter oli wajib diganti mengikuti jadwal servis berkala yakni setiap 10.000 km atau 6 bulan, mana yang tercapai lebih dahulu, untuk memastikan filter oli dapat menjalankan tugasnya melindungi mesin dengan baik.
Filter Udara
Filter udara menyaring partikel asing seperti debu agar tidak masuk ke dalam sistem injeksi dan ruang bakar mesin. Bila filter udara kotor terus dipakai, bisa menyebabkan tenaga mesin menurun bahkan bahan bakar menjadi boros.
Dalam jangka panjang bisa merusak komponen dan menurunkan usia pakai mesin. Untuk itu, komponen filter udara sebaiknya diganti setiap 40.000 km atau 2 tahun untuk mesin bensin, dan mesin diesel wajib diganti setiap 30.000 km atau 1,5 tahun (mana tercapai lebih dahulu/sesuai buku servis).
Ada beberapa mobil yang membutuhkan penggantian filter udara lebih cepat, seperti mobil yang sering digunakan di area proyek.
Filter Bahan Bakar
Filter ini berfungsi menyaring kotoran pada bahan bakar agar tidak ikut terbawa ke ruang bakar karena dapat menyumbat komponen di dalamnya. Jika terjadi sumbatan, mobil akan berjalan tersendat saat digunakan pada kecepatan tinggi karena aliran bahan bakar tidak lancar. Dalam jangka panjang akan merusak komponen mesin seperti injektor yang sangat halus dan presisi.
Filter bahan bakar juga menyaring air yang terkandung dalam bahan bakar sebab berpotensi menimbulkan karat di komponen mesin. Sebaiknya filter bahan bakar diganti setiap 80.000 km atau 4 tahun, mana yang tercapai lebih dahulu.
Filter AC
Bila filter AC kotor, maka udara yang diembuskan ke dalam kabin juga tidak bagus dan tidak sehat sebab AC mobil umumnya menganut sistem sirkulasi tertutup.
Debu, jamur, dan kotoran lain yang menumpuk pada filter dapat merusak evaporator dan menghambat proses pendinginan udara. Untuk itu, filter AC sebaiknya diganti setiap 10.000 km atau 6 bulan ketika perawatan berkala atau sesuai buku pedoman servis.
Baca juga: Arus kendaraan lalui Jalinsum belum ramai
Baca juga: 254.942 kendaraan lintasi tol ruas Bakauheni-Terbanggi Besar pada arus balik libur Idul Fitri
Pewarta : Alviansyah Pasaribu
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Termasuk Toyota dan Honda, deretan mobil baru akan ditampilkan di IIMS 2026
27 January 2026 21:38 WIB
Gubernur DKI Jakarta sampaikan duka cita pada pengendara mobil yang tewas saat macet
23 January 2026 11:36 WIB
Peringatan HKN, Wakil Bupati Lampung Timur serahkan bantuan mobil Pusling
03 December 2025 16:33 WIB
Mantan Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika serahkan bantuan mobil ambulans
12 November 2025 13:37 WIB
Pemkot Bandarlampung tambah 30 mobil sampah pada 2026 untuk kebersihan kota
16 October 2025 14:43 WIB
Terpopuler - Otomotif
Lihat Juga
Program Daifit, sembilan konsumen Daihatsu dapat kesempatan undian umroh
07 March 2024 22:41 WIB, 2024
Airlangga targetkan 200.000 mobil listrik terjual di Indonesia tiap tahun
06 February 2024 5:27 WIB, 2024