Denmark kembangkan robot "swab test" COVID-19
Jumat, 5 Juni 2020 6:38 WIB
Pengunjung University Hospital Antwerp berinteraksi dengan robot CRUZR buatan Zorabots yang mulai digunakan di rumah sakit dan pertokoan, untuk mendeteksi demam dan posisi masker yang benar terkait pencegahan penyebaran COVID-19 di Antwerp, Belgia, Jumat (29/5/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Yves Herman/foc/aa. (REUTERS/YVES HERMAN)
Copenhagen (ANTARA) - Para ilmuwan Denmark telah mengembangkan robot otomatis yang dapat menjalankan proses tes usap atau swab test COVID-19 sehingga para pekerja medis terhindar dari risiko terpapar langsung virus corona.
Para peneliti yang berasal dari Universitas Southern Denmark (SDU) serta Lifeline Robotics berharap prototipe "robot swab" temuan mereka dapat segera diluncurkan untuk penggunaan di lapangan.
Ketika pasien menunjukkan kartu identitas, "robot swab" akan menyiapkan paket alat tes. Robot itu kemudian melakukan proses usap sampel cairan tenggorokan pasien dan meletakkannya pada wadah agar siap uji, demikian Thiusius Rajeeth Savarimuthu, profesor robotika di SDU.
Savarimuthu menguji coba robot tersebut dengan dirinya sendiri sebagai pasien. Dia memposisikan wajah menghadap robot dengan dagu menyentuh bingkai plastik, serta membuka lebar mulutnya sehingga lengan robot bisa masuk dan menempelkan alat usap di tenggorokannya untuk mengambil sampel.
"Pasien akan menjalankan prosedur yang persis sama untuk beberapa kali agar sampel yang diambil berkualitas baik," ujar Savarimuthu.
Robot itu beroperasi dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan dilengkapi kamera untuk menemukan bagian tenggorokan yang tepat, serta diprogram untuk melakukan proses usap dengan lembut.
"Akan ada permintaan global dan juga kebutuhan global akan tes COVID-19 yang lebih banyak dan lebih otomatis, untuk melindungi para petugas garda terdepan," kata pimpinan eksekutif Lifeline Robotics, Soeren Stig.
Sumber: Reuters
Para peneliti yang berasal dari Universitas Southern Denmark (SDU) serta Lifeline Robotics berharap prototipe "robot swab" temuan mereka dapat segera diluncurkan untuk penggunaan di lapangan.
Ketika pasien menunjukkan kartu identitas, "robot swab" akan menyiapkan paket alat tes. Robot itu kemudian melakukan proses usap sampel cairan tenggorokan pasien dan meletakkannya pada wadah agar siap uji, demikian Thiusius Rajeeth Savarimuthu, profesor robotika di SDU.
Savarimuthu menguji coba robot tersebut dengan dirinya sendiri sebagai pasien. Dia memposisikan wajah menghadap robot dengan dagu menyentuh bingkai plastik, serta membuka lebar mulutnya sehingga lengan robot bisa masuk dan menempelkan alat usap di tenggorokannya untuk mengambil sampel.
"Pasien akan menjalankan prosedur yang persis sama untuk beberapa kali agar sampel yang diambil berkualitas baik," ujar Savarimuthu.
Robot itu beroperasi dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan dilengkapi kamera untuk menemukan bagian tenggorokan yang tepat, serta diprogram untuk melakukan proses usap dengan lembut.
"Akan ada permintaan global dan juga kebutuhan global akan tes COVID-19 yang lebih banyak dan lebih otomatis, untuk melindungi para petugas garda terdepan," kata pimpinan eksekutif Lifeline Robotics, Soeren Stig.
Sumber: Reuters
Pewarta : Suwanti
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Seluruh pegawai Kejari Pringsewu swab tes antigen cegah penularan Omicron
08 February 2022 20:43 WIB, 2022
Dokter ingatkan masyarakat jangan lakukan tes usap antigen tanpa bantuan ahli
26 October 2021 6:02 WIB, 2021
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Kapal induk USS Abraham Lincoln siap lakukan operasi ke Iran dalam 1-2 hari
27 January 2026 9:55 WIB