AS akan tunda pajak
Kamis, 12 Maret 2020 14:49 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memajang foto Virus Corona COVID-19 di sebelah Gubernur Georgia Brian Kemp. Sekretaris HHS Alex Azar dan C.D.C. Associate Director untuk Ilmu dan Keselamatan Laboratorium Steve Monroe saat berkeliling di Pusat Pengendalian Penyakit di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, Jumat (6/3/2020). REUTERS/Tom Brenner /ama/djo (REUTERS/TOM BRENNER)
Washington (ANTARA) - Amerika Serikat akan memberikan fasilitas libur pajak selama tiga bulan kepada usaha perorangan, dan kecil dan menengah untuk mencoba melawan dampak ekonomi dari virus corona jenis baru, Covid-19, ujar Presiden Donald Trump.
Pemerintah juga akan memberikan pinjaman 50 miliar dolar AS dengan bunga rendah kepada perusahaan yang terkena dampak virus corona.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga likuiditas pasar, belanja bisnis maupun konsumen.
Trump juga menginstruksikan Administrasi Bisnis Kecil (instansi pemerintah Amerika Serikat yang memberikan dukungan kepada pengusaha dan bisnis kecil) untuk menyediakan modal dan likuiditas kepada perusahaan yang terkena dampak Covid-19.
Badan tersebut akan memberikan pinjaman dengan bunga rendah kepada perusahaan lokal yang terkena dampak virus corona.
Dia akan meminta Kongres untuk meningkatkan pendanaan untuk program pinjaman dari Administrasi Bisnis Kecil sebesar 50 miliar dolar AS.
Dia juga mengatakan bahwa beberapa pengusaha akan mendapatkan fasilitas "tax holiday". Dengan fasilitas tersebut, pengusaha dapat menunda pajak pendapatan ke pemerintah setempat selama tiga bulan, tanpa bunga.
"Dengan menggunakan otoritas darurat, saya akan menginstruksikan Departemen Keuangan untuk menunda pembayaran pajak tanpa bunga atau penalti untuk individu dan bisnis tertentu yang terkena dampak virus corona," katanya.
Pemerintah juga akan memberikan pinjaman 50 miliar dolar AS dengan bunga rendah kepada perusahaan yang terkena dampak virus corona.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga likuiditas pasar, belanja bisnis maupun konsumen.
Trump juga menginstruksikan Administrasi Bisnis Kecil (instansi pemerintah Amerika Serikat yang memberikan dukungan kepada pengusaha dan bisnis kecil) untuk menyediakan modal dan likuiditas kepada perusahaan yang terkena dampak Covid-19.
Badan tersebut akan memberikan pinjaman dengan bunga rendah kepada perusahaan lokal yang terkena dampak virus corona.
Dia akan meminta Kongres untuk meningkatkan pendanaan untuk program pinjaman dari Administrasi Bisnis Kecil sebesar 50 miliar dolar AS.
Dia juga mengatakan bahwa beberapa pengusaha akan mendapatkan fasilitas "tax holiday". Dengan fasilitas tersebut, pengusaha dapat menunda pajak pendapatan ke pemerintah setempat selama tiga bulan, tanpa bunga.
"Dengan menggunakan otoritas darurat, saya akan menginstruksikan Departemen Keuangan untuk menunda pembayaran pajak tanpa bunga atau penalti untuk individu dan bisnis tertentu yang terkena dampak virus corona," katanya.
Pewarta : Azis Kurmala
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Investasi
Lihat Juga
THR untuk pekerja, ASN dan TNI/Polri dibayarkan tujuh hari sebelum Lebaran
19 April 2021 17:44 WIB, 2021
Jalan tol Jakarta-Cikampek II Elevated diubah jadi Tol Sheikh Mohamed bin Zayed, DPR berikan sorotan tajam
18 April 2021 9:13 WIB, 2021
Hutama Karya sebut Tol Trans Sumatera bisa tekan biaya logistik 24 persen
16 April 2021 20:07 WIB, 2021
Produsen bulu mata dan rambut palsu asal Semarang mampu tembus pasar Bulgaria
16 April 2021 10:45 WIB, 2021
Bersandar di Tanggamus, tanker raksasa pengangkut minyak Pertamina tiba di Indonesia
15 April 2021 20:17 WIB, 2021